Posts

Kuil Toa Pek Kong - Tanjung Tokong, Malaysia

Image
Di hari terakhir di Georgetown, aku mengajak Wawa untuk berkunjung ke sebuah kuil dekat dengan airbnb kami di Tanjung Tokong. Wawa sudah menceritakan bahwa dia pernah mampir ke kuil tersebut saat keluar jogging.  Terus terang aku sudah lupa akan niat mengunjungi kuil tersebut. Di pagi hari pas aku bangun, aku melihat banyak asap dari kuil tersebut. Karena penasaran, kami pun berjalan ke situ untuk melihat apa sih sumber asap tersebut. Begitu sampai di kuil ternyata sumber asap adalah hio-hio ukuran raksasa yang dipasang di luar kelenteng tersebut. Hio yang biasa dibakar itu bisa dibilang cicit buyut buyutnya hio raksasa ini. Masing-masing sekitar 5 meter kali tingginya dengan diameter sekitar 20 cm. Setiap hio terdapat karakter 旺 wang yang artinya bisa dibilang "makmur", "berkembang", "kuat", "uang". Di luar kuil terdapat beberapa rantai lampion yang digantung untuk dekorasi. Sayangnya saat itu sudah agak terang sehingga lampu dari lampion tidak ...

Pinang Peranakan Mansion - Georgetown, Malaysia

Image
Rumah mewah ini dulu adalah kediaman dan kantor dari Chung Keng Kwee (Chung Keng Quee). Beliau mendapatkan gelar Kapitan Cina dari Inggris di tahun 1877. CKK sendiri bukanlah seorang baba. Tapi rumahnya tersebut dijaga untuk menunjukkan gaya rumah peranakan. Gaya rumah peranakan seperti yang digambarkan di villa mewah ini adalah gaya ukiran chinese di panel kayu, lantai ubin gaya Inggris dan gaya Scotlandia untuk besi-besinya. Villa ini juga merupakan salah satu setting untuk drama Little Nyonya. Di samping musium ini terdapat sebuah resto yang menyediakan makanan gaya peranakan. Lantai bawahnya menyediakan sewa kosum peranakan berupa kebaya nyonya. Jadi sebelum masuk ke musium, sewa pakaian dulu jadi pas di dalam bisa berpose seperti nyonya-nyonya jaman dulu. Pinang Peranakan Mansion 29, Church St, Georgetown, 10200 George Town, Penang, Malaysia Phone: +60 4-264 2929

Bao Teck Tea House - Georgetown, Malaysia

Image
Tempat ini disarankan oleh ipar yang sebelumnya pernah berkunjung tahun lalu. Jadi sebelum kami tiba di Penang, doi sudah bilang dia mau balik ke situ lagi. Bahkan doi langsung ngebooking resto tersebut karena katanya resto ini populer. Ternyata di harinya kami tidak dapat hadir karena satu dan lain hal. Dengan mudahnya kami menukar reservasi ke hari berikutnya. Jadi apa beneran populer ? Ngga jelas ya. Yang pasti di pagi kami tiba di situ sekitar pukul 9:30 sama sekali ngga ramai lho. Tempatnya bisa dibilang hampir sama dengan kebanyakan resto di daerah tersebut. Lebarnya cuma sekitar 4 meter. Ada yang lebih panjang tapi ada juga yang tidak terlalu panjang. Resto ini termasuk lumayan panjang. Bagian tengah terdapat pembukaan dengan tampilan jendela di lantai dua. Model ini membuat rumah kelihatan terang karena cahaya alami dapat masuk. Selain itu membuat ruangan jadi kelihatan lega. Tepat di bawah pembukaan ini terdapat semacam kolam dengan pepohonan yang tertata rapi. Kami mendapatka...

Airbnb di Penang - Georgetown, Malaysia

Image
Dari Ipoh, aku, Wawa dan dua orang teman naik kereta ke Penang. Kereta kami sekitar pukul 10 pagi. Tiket kereta sudah aku beli dari situs KTMB . Pembeliannya mudah kok, sila smak posting yang satu ini.  Hari itu kebetulan matahari terik sekali. Untungnya kereta ngga pake delay. Sampai di dalam kereta ternyata tidak sedingin sewaktu kami ke Ipoh. Mungkin ACnya disesuaikan ? Atau mungkin karena di luar terlalu panas ? Perjalanan dari Ipoh ke Butterworth sekitar 2 jam. Sampai di Butterworth, kami harus meninggalkan kereta untuk turun ke lantai bawah yang tersambung dengan terminal feri yang akan membawa kami ke Georgetown. Di stasiun Butterworth tersebut terdapat sebuah kereta mewah atau bagian dalamnya keliatan rada antik. Nama keretanya Orient Express . Sepertinya kereta ini bisa membawa penumpang ke Singapura. Proses perpindahan dari kereta ke feri ini melibatkan perjalanan kaki yang lumayan juga ya. Dan ternyata tiket feri ngga bisa dibeli dengan tunai. Jadi pembayaran bisa menggu...

Hooray Seafood Restaurant - Ipoh, Malaysia

Image
The family in Ipoh had only positive things to say about this restaurant. So I was excited to give it a try.  The place was situated at the corner of a strip mall just a bit outside of Ipoh. The big door looked impressive and the lantern and red color combination made the whole place looked very festive. We were greeted like old friends when we walked in and seated immediately. I guess the other family member has been regular there. Later on we found out that they used to visit that restaurant pretty often. No wonder. I took a glimpse at the menu which looked pretty impressive but I let the other family member did the ordering. I'm curious with what they have raved on. I also had been eyeing other tables as we walked passed. 😉 Curious about what others have ordered. Soon plates and plates of our orders started arriving. We sat pretty close to the kitchen so I had an unobstructed view of the staff working and was mesmerized by the way the staffs moved around so smoothly. This resta...

Makanan di Stasiun KL Sentral - Kuala Lumpur, Malaysia

Image
Kali ini aku dan Wawa memiliki lebih banyak waktu di stasiun KL Sentral. Kereta kami akan berangkat pukul 12, tapi kami sudah tiba pukul 9:30 ! 😅  Pertama kami mencari tempat sarapan dulu karena hotel kami di Amari tidak mendapatkan makan pagi. Pilihan kali ini jatuh ke sebuah kedai makan berseberangan dengan resto I Love Yoo yang sebelumnya kami coba dalam perjalanan terdahulu. Wawa memesan nasi lemak dengan ayam rendang, aku memesan telur rebus dengan roti bakar.  Untung juga kami memiliki banyak waktu karena roti bakarnya ternyata lumayan lama sekitar 10 menitan. Jadi ingat saat hampir ketinggalan kereta saat di Stasiun Gambir , Jakarta. Nasi lemaknya Wawa cukup mengenyangkan karena porsinya lumayan juga mendapatkan sepotong ayam rendang, ikan teri kacang dan sambal. Roti bakar yang aku pesan akhirnya siap juga, disajikan dengan telur rebus yang langsung ditaruh seperti topping di roti bakar. Persis seperti gambar yang aku pernah lihat sebelumnya. Makanya aku rada penasara...

Xiang La Xiao Chu 湘辣小廚 - Jakarta, Indonesia

Image
Resto ini ternyata sudah buka lumayan lama. Posting di IG sudah sejak 2018. Dari yang aku baca, resto ini pernah kebakaran sebelumnya. Kemudian direnov dan buka kembali dengan wajah baru. Jam operasi dari pukul 11 pagi sampai 3 siang kemudian istirahat dan buka kembali pukul 5 sore. Kebetulan gerombolanku termasuk yang suka makan agak sore jadi pas kami tiba di situ pukul 16:30 sore mereka masih tutup. Tapi ngga apa, sudah kepalang sampai, kami tunggu sampai buka deh. Menunya lumayan bervariasi, ada ikan, udang, ayam dan babi. Sayurannya juga banyak. Cara memasaknya pun komplit, ada bakar-bakaran (shao kao 烧烤), oseng dan sup. Kali ini kami memesan sako ayam kampung, oseng buncis, tahu hunan dan dumpling rebus. Dumplingnya ada dua macam, isi kubis atau isi kucai. Sako ayam kampung adalah ayam kampung yang dimasak lama sehingga empuk dan lepas tulang.  Secara keseluruhan kami suka dengan cara memasaknya. Tidak terlalu asin dan agak beda ya karena ini gaya chinese food dari Hunan...