Posts

Makan Pagi Orange Hotel Beijing Pedestrian Street - Guangzhou, China

Image
Sebelumnya aku dan Wawa sudah pernah tinggal di Orange Hotel di Zhangjiajie City. Kami suka banget dengan pilihan makan paginya.  Di Guangzhou ruang makannya sebesar yang di Zhangjiajie City tapi tetap aja cukup dan nyaman. Makanan juga distok lumayan cepat. Selain makanan yang agak kebaratan seperti roti tangkup dan roti panggang, juga terdapat pilihan rebusan seperti jagung rebus dan ubi rebus. Kemudian terdapat kue beras rebus, pao rebus dan shumai isi ketan. Shumai isi ketan ini agak unik karena sebelumnya semasa kecil aku suka dibikinin yang mirip-mirip gini tapi isinya daging cincang dan bangkuang. Jadi pas aku mencoba ini kok yang ini berat banget pake isi ketan. Di beberapa hotel di China yang pernah kami coba sebelumnya juga sering memberikan pilihan menu mi kuah. Demikian juga dengan hotel ini, bisa memilih mi kuah yang kemudian kita isi topping sendiri seperti cakwe, telur rebus, telur ceplok dll. Kemudian juga terdapat bubur polos dengan berbagai kudapan untuk teman mak...

Transit Menggunakan China Transit Visa 240 hours

Image
Untuk perjalanan ke Guangzhou kali ini, ortu akan menggunakan paspor Indonesia. Aku sudah membaca mengenai visa transit untuk China bagi orang Indonesia. Poin yang perlu diingat adalah : - Pengguna harus memiliki dokumen perjalanan (paspor) dengan masa berlaku minimum 3 bulan. - Harus memiliki tiket perjalanan keluar dari China menuju negara ketiga (yang tidak boleh sama dengan negara asal (Indonesia). Jadi dalam hal ini kami akan mulai dari Indonesia menuju Guangzhou dan lanjut ke Hong Kong. Dalam hal ini HK dianggap negara ketiga terpisah dari China. - Ada daftar port of entries yang telah disetujui dan diperbolehkan masuk dengan transit visa ini. Jadi cek dulu mau mendarat di mana. - Masa 240 jam dihitung dari jam 00:00 di hari setelah kedatangan. Aku menafsirkan ini sebagai misalnya mendarat pukul 16:00 hari Minggu tanggal 29 Maret. Perhitungan 240 jam akan dimulai pukul 00:00 atau tengah malam tanggal 30 Maret. - Yang ini aku dapatkan dari hasil baca-baca forum perjalanan. Untuk m...

Kuil Toa Pek Kong - Tanjung Tokong, Malaysia

Image
Di hari terakhir di Georgetown, aku mengajak Wawa untuk berkunjung ke sebuah kuil dekat dengan airbnb kami di Tanjung Tokong. Wawa sudah menceritakan bahwa dia pernah mampir ke kuil tersebut saat keluar jogging.  Terus terang aku sudah lupa akan niat mengunjungi kuil tersebut. Di pagi hari pas aku bangun, aku melihat banyak asap dari kuil tersebut. Karena penasaran, kami pun berjalan ke situ untuk melihat apa sih sumber asap tersebut. Begitu sampai di kuil ternyata sumber asap adalah hio-hio ukuran raksasa yang dipasang di luar kelenteng tersebut. Hio yang biasa dibakar itu bisa dibilang cicit buyut buyutnya hio raksasa ini. Masing-masing sekitar 5 meter kali tingginya dengan diameter sekitar 20 cm. Setiap hio terdapat karakter æ—º wang yang artinya bisa dibilang "makmur", "berkembang", "kuat", "uang". Di luar kuil terdapat beberapa rantai lampion yang digantung untuk dekorasi. Sayangnya saat itu sudah agak terang sehingga lampu dari lampion tidak ...

Pinang Peranakan Mansion - Georgetown, Malaysia

Image
Rumah mewah ini dulu adalah kediaman dan kantor dari Chung Keng Kwee (Chung Keng Quee). Beliau mendapatkan gelar Kapitan Cina dari Inggris di tahun 1877. CKK sendiri bukanlah seorang baba. Tapi rumahnya tersebut dijaga untuk menunjukkan gaya rumah peranakan. Gaya rumah peranakan seperti yang digambarkan di villa mewah ini adalah gaya ukiran chinese di panel kayu, lantai ubin gaya Inggris dan gaya Scotlandia untuk besi-besinya. Villa ini juga merupakan salah satu setting untuk drama Little Nyonya. Di samping musium ini terdapat sebuah resto yang menyediakan makanan gaya peranakan. Lantai bawahnya menyediakan sewa kosum peranakan berupa kebaya nyonya. Jadi sebelum masuk ke musium, sewa pakaian dulu jadi pas di dalam bisa berpose seperti nyonya-nyonya jaman dulu. Pinang Peranakan Mansion 29, Church St, Georgetown, 10200 George Town, Penang, Malaysia Phone: +60 4-264 2929

Bao Teck Tea House - Georgetown, Malaysia

Image
Tempat ini disarankan oleh ipar yang sebelumnya pernah berkunjung tahun lalu. Jadi sebelum kami tiba di Penang, doi sudah bilang dia mau balik ke situ lagi. Bahkan doi langsung ngebooking resto tersebut karena katanya resto ini populer. Ternyata di harinya kami tidak dapat hadir karena satu dan lain hal. Dengan mudahnya kami menukar reservasi ke hari berikutnya. Jadi apa beneran populer ? Ngga jelas ya. Yang pasti di pagi kami tiba di situ sekitar pukul 9:30 sama sekali ngga ramai lho. Tempatnya bisa dibilang hampir sama dengan kebanyakan resto di daerah tersebut. Lebarnya cuma sekitar 4 meter. Ada yang lebih panjang tapi ada juga yang tidak terlalu panjang. Resto ini termasuk lumayan panjang. Bagian tengah terdapat pembukaan dengan tampilan jendela di lantai dua. Model ini membuat rumah kelihatan terang karena cahaya alami dapat masuk. Selain itu membuat ruangan jadi kelihatan lega. Tepat di bawah pembukaan ini terdapat semacam kolam dengan pepohonan yang tertata rapi. Kami mendapatka...

Airbnb di Penang - Georgetown, Malaysia

Image
Dari Ipoh, aku, Wawa dan dua orang teman naik kereta ke Penang. Kereta kami sekitar pukul 10 pagi. Tiket kereta sudah aku beli dari situs KTMB . Pembeliannya mudah kok, sila smak posting yang satu ini.  Hari itu kebetulan matahari terik sekali. Untungnya kereta ngga pake delay. Sampai di dalam kereta ternyata tidak sedingin sewaktu kami ke Ipoh. Mungkin ACnya disesuaikan ? Atau mungkin karena di luar terlalu panas ? Perjalanan dari Ipoh ke Butterworth sekitar 2 jam. Sampai di Butterworth, kami harus meninggalkan kereta untuk turun ke lantai bawah yang tersambung dengan terminal feri yang akan membawa kami ke Georgetown. Di stasiun Butterworth tersebut terdapat sebuah kereta mewah atau bagian dalamnya keliatan rada antik. Nama keretanya Orient Express . Sepertinya kereta ini bisa membawa penumpang ke Singapura. Proses perpindahan dari kereta ke feri ini melibatkan perjalanan kaki yang lumayan juga ya. Dan ternyata tiket feri ngga bisa dibeli dengan tunai. Jadi pembayaran bisa menggu...

Hooray Seafood Restaurant - Ipoh, Malaysia

Image
The family in Ipoh had only positive things to say about this restaurant. So I was excited to give it a try.  The place was situated at the corner of a strip mall just a bit outside of Ipoh. The big door looked impressive and the lantern and red color combination made the whole place looked very festive. We were greeted like old friends when we walked in and seated immediately. I guess the other family member has been regular there. Later on we found out that they used to visit that restaurant pretty often. No wonder. I took a glimpse at the menu which looked pretty impressive but I let the other family member did the ordering. I'm curious with what they have raved on. I also had been eyeing other tables as we walked passed. 😉 Curious about what others have ordered. Soon plates and plates of our orders started arriving. We sat pretty close to the kitchen so I had an unobstructed view of the staff working and was mesmerized by the way the staffs moved around so smoothly. This resta...