Posts

Makan Pagi Holiday Inn Express Hongkong CBD2 - Hongkong

Image
Hotel ini lobinya letaknya di lantai 2 yang bisa dicapai dengan naik lift atau pun eskalator. Lobinya tidak terlalu besar karena juga terdapat sebuah restoran pizza. Nah di sinilah yang juga merupakan lokasi makan pagi. Untuk makan pagi, pas cek ini kami diberikan kupon per orang perhari. Jadi jumlah kupon sudah tetap. Setiap makan pagi kupon ini kami serahkan ke petugas yang menjaga. Orang yang sama juga akan mencarikan tempat duduk untuk tamu yang datang. Tempat makan ini tidak terlalu luas jadi kadang kala terkesan terlalu sesak. Tapi biasanya kami tidak perlu menunggu karena tamu yang datang dan selesai cukup berganti secara rutin. Selama kami di situ kami pun tidak merasa harus makan cepat karena ada yang menunggu jadi okelah. Pilihan makananya kalau menurut aku pribadi tidak sevariasi hotel yang di Guangzhou. Di sini minumannya cuma teh, kopi atau jus buah. Tidak ada susu kacang hangat. Ngga ada rebus-rebusan atau kukusan seperti bakpao, jagung, ubi dll. Yang ada adalah roti pang...

Holiday Inn Express Hongkong Kowloon CBD2 - Hongkong

Image
Perjalanan ke Hongkong kali ini tujuan utamanya adalah menjenguk tante yang sudah lansia. Tante ini kebetulan jatuh tahun lalu sehingga agak kurang mobile ya. Dulunya tante sering berkunjung ke Indonesia karena memang dulu sempat tinggal lama sebelum pindah. Berhubung tujuan utama adalah main ke tempat tante jadi aku cari hotel yang lumayan dekat dengan rumah tante. Dapatlah hotel ini. Harganya ngga murah menurut ukuran kantong dan budgetku tapi untuk ukuran Hongkong kayaknya lumrah. Terlebih juga karena harga tersebut termasuk makan pagi. Kamar yang kami dapat adalah kamar dengan twin bed. Pas Wawa minta ganti mereka bilang ngga ada pilihan lainnya. Aku rasa sih boong tuh soalnya mereka ngga keliatan terlalu ramai sekali. Lagipula mestinya kan termasuk low season. Kamarnya ngga terlalu besar tapi masih cukup tempat untuk menaruh koper besar yang kami bawa. Kamar mandi juga keliatan sudah direnovasi dan masih keliatan bersih. Kamar mandi biasanya merupakan indikator yang kuat berapa tu...

Naik Kereta Cepat Guangzhou ke Hong Kong

Image
Ini kali pertama untuk ortu naik kereta cepat di China. Di Indo aja diajak naik WHOOSH susah, jadi kesempatan di China ngga boleh dilewatkan. Kebetulan jarak antar Guangzhou ke Hongkong termasuk dekat. Dengan kereta cepat kurang dari satu jam sudah sampai. Kebetulan sehari banyak sekali rutenya jadi ngga usah kuatir terlalu ramai. Biarpun begitu tetap saja kami putuskan untuk memberikan banyak waktu. Jadi begitu cek out dari hotel kami langsung berangkat ke stasiun kereta Guangzhounan. Perjalananan dengan mobil sekitar 40 menit. Kebetulan tidak terlalu macet hari itu jadi sampai di situ lumayan cepat. Pemeriksaan keamanan ngga banyak masalah. Justru koperku yang diminta untuk dibuka karena ada gunting. Gunting kecil lho tapi setelah dicek dibolehkan untuk tetap disimpan dengan wanti-wanti jangan dikeluarkan lagi. Kami juga sempat makan siang agak pagian di stasiun karena kereta sekitar pukul 13:30. Jadi kami makan nasi dan juga mi kuah kemudian balik lagi duduk menunggu di stasiun yang...

Nyobain Dimsum di Dian Dou De 点都徳 - Guangzhou, China

Image
Kunjungan ke Guangzhou rasanya kurang lengkap kalau tidak mencoba dimsum secara Guangzhou merupakan gudangnya makanan ala Canton (Konghu) dan dimsum yang populer adalah dimsum ala Canton. Sebelum berangkat aku sudah menonton banyak video di YT untuk mengumpulkan informasi tempat yang layak dan populer untuk mencicip dimsum ala Canton. Tempat yang banyak disebut-sebut adalah Dian Dou De 点都徳 dan Tao Tao Ju é™¶é™¶å±…. Sepertinya keduanya adalah merek yang sudah lama beredar dan banyak cabangnya. Setelah hari kedua disibukkan dengan acara keluarga yang ujung-ujungnya makan terlalu banyak. Kesempatan untuk makan dimsum muncul di hari ketiga. Hari ini kami rencana akan mampir ke Chen Ancestral Clan kemudian makan dimsum.  Pilihan jatuh ke cabang di Beijing Pedestrian Street. Aku kira lokasinya dekat dengan hotel ternyata Beijing Pedestrian Street itu panjang dan meliputi wilayah yang luas. Tapi lokasi ini lumayan besar dan kami cukup beruntung langsung mendapatkan meja di lantai bawah. Tapi te...

Makan Pagi Orange Hotel Beijing Pedestrian Street - Guangzhou, China

Image
Sebelumnya aku dan Wawa sudah pernah tinggal di Orange Hotel di Zhangjiajie City. Kami suka banget dengan pilihan makan paginya.  Di Guangzhou ruang makannya sebesar yang di Zhangjiajie City tapi tetap aja cukup dan nyaman. Makanan juga distok lumayan cepat. Selain makanan yang agak kebaratan seperti roti tangkup dan roti panggang, juga terdapat pilihan rebusan seperti jagung rebus dan ubi rebus. Kemudian terdapat kue beras rebus, pao rebus dan shumai isi ketan. Shumai isi ketan ini agak unik karena sebelumnya semasa kecil aku suka dibikinin yang mirip-mirip gini tapi isinya daging cincang dan bangkuang. Jadi pas aku mencoba ini kok yang ini berat banget pake isi ketan. Di beberapa hotel di China yang pernah kami coba sebelumnya juga sering memberikan pilihan menu mi kuah. Demikian juga dengan hotel ini, bisa memilih mi kuah yang kemudian kita isi topping sendiri seperti cakwe, telur rebus, telur ceplok dll. Kemudian juga terdapat bubur polos dengan berbagai kudapan untuk teman mak...

Transit Menggunakan China Transit Visa 240 hours

Image
Untuk perjalanan ke Guangzhou kali ini, ortu akan menggunakan paspor Indonesia. Aku sudah membaca mengenai visa transit untuk China bagi orang Indonesia. Poin yang perlu diingat adalah : - Pengguna harus memiliki dokumen perjalanan (paspor) dengan masa berlaku minimum 3 bulan. - Harus memiliki tiket perjalanan keluar dari China menuju negara ketiga (yang tidak boleh sama dengan negara asal (Indonesia). Jadi dalam hal ini kami akan mulai dari Indonesia menuju Guangzhou dan lanjut ke Hong Kong. Dalam hal ini HK dianggap negara ketiga terpisah dari China. - Ada daftar port of entries yang telah disetujui dan diperbolehkan masuk dengan transit visa ini. Jadi cek dulu mau mendarat di mana. - Masa 240 jam dihitung dari jam 00:00 di hari setelah kedatangan. Aku menafsirkan ini sebagai misalnya mendarat pukul 16:00 hari Minggu tanggal 29 Maret. Perhitungan 240 jam akan dimulai pukul 00:00 atau tengah malam tanggal 30 Maret. - Yang ini aku dapatkan dari hasil baca-baca forum perjalanan. Untuk m...

Kuil Toa Pek Kong - Tanjung Tokong, Malaysia

Image
Di hari terakhir di Georgetown, aku mengajak Wawa untuk berkunjung ke sebuah kuil dekat dengan airbnb kami di Tanjung Tokong. Wawa sudah menceritakan bahwa dia pernah mampir ke kuil tersebut saat keluar jogging.  Terus terang aku sudah lupa akan niat mengunjungi kuil tersebut. Di pagi hari pas aku bangun, aku melihat banyak asap dari kuil tersebut. Karena penasaran, kami pun berjalan ke situ untuk melihat apa sih sumber asap tersebut. Begitu sampai di kuil ternyata sumber asap adalah hio-hio ukuran raksasa yang dipasang di luar kelenteng tersebut. Hio yang biasa dibakar itu bisa dibilang cicit buyut buyutnya hio raksasa ini. Masing-masing sekitar 5 meter kali tingginya dengan diameter sekitar 20 cm. Setiap hio terdapat karakter æ—º wang yang artinya bisa dibilang "makmur", "berkembang", "kuat", "uang". Di luar kuil terdapat beberapa rantai lampion yang digantung untuk dekorasi. Sayangnya saat itu sudah agak terang sehingga lampu dari lampion tidak ...