Posts

Showing posts with the label Singapura

A-One Signature - China Town, Singapore

Image
Di hari terakhir kami di Singapura kami mampir di China Town. Tujuan utama sih sekitar melihat-lihat saja karena sodara-sodara semua sudah dikunjungi jadi sekarang adalah free time alias waktu bebas untuk melakukan apa saja. Di hari sebelumnya kami sempat mengunjungi tiga sodara. Ini adalah sepupu-sepupu dari pihak papa. Tapi berhubung sudah lama ngga ketemu jadi banyak juga sih yang bisa diperbincangkan. Di China Town ini ngga sengaja ketemu penjual durian. Kebetulan temanku sempat menyarankan mencari durian musang king. Eh mereka menjual porsi kecil jadi pas banget. Rombonganku ngga semuanya ngidam durian hari itu jadi ada yang makan nanas mungil dari Thailand. Sehabis makan durian dan berjalan sedikit eh sudah saat makan siang. Berhubung ada lansia di rombongann kami jadi ada baiknya mencari makan dulu. Terus terang aku juga rada lapar sih karena aku cuma mencicip durian dan ngga banyak makan durian. Mal yang terdekat adalah Chinatown Point. Jadi kami pun mampir ke situ. Di siang ha...

Hotel V Lavender - Singapura

Image
Hotel di Singapura memang mahal jadi kadang ngga tau mau pilih hotel yang mana. Kali ini untuk kunjungan ke Singapura karena bersama keluarga besar tadinya aku ingin memilih jalur Airbnb tapi harganya benar-benar luar binasa. 😖 Akhirnya adik menyarankan hotel V Lavender ini karena mereka pernah tinggal di situ sebelumnya. Lokasinya katanya dekat dengan stasiun MRT dan dekat dengan banyak makanan jadi ngga susah cari makan. Aku dan Wawa tiba di Changi melalui Terminal 4 yang baru itu. Wah terminalnya cakep. Kelihatan baru. Setelah membeli kartu SIM di Cheers kami pun mencari tempat perhentian bis untuk menuju Terminal 3. Tujuannya adalah naik MRT menuju hotel.  Ngga lama menunggu bis pun datang. Ngga terlalu ramai sehingga ngga usah berdesakan. Waktu itu sudah sekitar pukul 5 sore. Berbekal kartu SimplyGo dari perjalanan ke Singapura sebelumnya kami bisa langsung menuju platform dan naik ke kereta yang sudah menunggu. Hotel V Lavender sebenarnya terletak di jalur hijau (Changi-Tuas...

Days Hotel by Wyndham - Singapura

Image
Terakhir kali ke Singapura di tahun 2018. Tapi pas mau booking hotel yang sama (biar aman ! 😉) Ternyata hotel yang itu sudah beroperasi dengan nama lain dan ngga muncul di Agoda. Ya sudah setelah ngubek-ngubek akhirnya ketemu hotel yang ini. Pesawat aku sampai di Singapura pagi banget sekitar jam 9:30. Jadi biarpun aku menghabiskan waktu hampir 1 jam di airport tetap aja sampai di hotel masih belum jam cek in. Tadinya aku dan rombongan pikir yang penting bisa ngedrop koper dulu deh. Jadi bisa keluar makan. Ternyata teman-teman, resepsionisnya sangat tanggap dan langsung mengecek kamar. Resepsionisnya bilang kalo ada kamar kita boleh langsung cek in.😍 Resepsionisnya yang dua orang itu langsung sibuk dengan komputer mereka. Dan kami sangat gembira karena bisa langsung cek in. Beruntung banget karena habis itu aku bisa langsung ketemu teman dan melakukan hal-hal lainnya. Lokasi hotel ini juga lumayan dekat ke MRT Novena. Jadi jangan lupa beli kartu MRT supaya lebih mudah naik bis dan ju...

Rasapura Masters @ Marina Bay Sands - Singapura

Image
Hari kedua di Singapura, aku dan rombongan main-main ke Marina Bay Sands. Wah ingat terakhir kali ke situ bersama ortu untuk menonton pertunjukkan laser. Tapi waktu itu kami cuma masuk ke dalam bentar karena memang tujuannya untuk menonton pertunjukkan tersebut. Kali ini tujuannya makan-makan dulu kemudian mampir ke kasino. Food court di Marina Bay Sands kelihatan mewah biarpun temanya adalah food court. Tapi memang harganya agak sedikit mahal. Tapi pilihannya banyak. Makanya ngga heran yang hadir di situ pun banyak sekali. Susah sekali mencari meja. Pemandangan dari atas. Lantai paling bawah adalah food court Rasapura Masters. Rasapura Masters Marina Bay Sands Address: 2 Bayfront Ave, #B2 - 49A / 50 - 53, Singapore 018972

Bermalam di T4 Changi Airport - Singapura

Image
Perjalanan balik ke Vancouver, Kanada dari Chiang Rai harus melalui Bangkok dan kemudian Singapura. Baru kemudian dari Singapura kita naik pesawat lagi melalui Hong Kong dan terakhir ke Vancouver. Supaya aman dan ngga usah dag dig dug ketinggalan pesawat kalo ada delay aku sengaja memberikan senggang waktu yang banyak antara pesawat kita dari Chiang Rai dan pesawat dari Singapura. Akibatnya kita harus bermalam di Singapura. Tadinya aku sempat melihat lihat kamar hotel di Singapur. Pesawat kita kalo ngga salah pukul 1 siang. Sedangkan kita mendarat di Changi pukul 8 malam. Tanggung ya, ngga sampai 24 jam. Bayar hotel juga lumayan. Jadi aku putuskan yok kita bermalam di Changi. Nginep di Changi bukan pertama kali bagi aku dan Wawa. Baca di sini untuk pengalaman nginep di T2 Changi.  Itu tahun 2013 ya, jadi udah pasti sekarang lebih oke lagi fasilitas di Changi. Yang beda selain terminalnya adalah waktu itu kita ngga keluar dari transit area - jadi masih di dalam. Sekarang berhubu...

Jalan Jalan Melaka : Singapura ke Melaka

Image
Setelah 4 di Singapura akhirnya kita lanjut ke Melaka. Di hari H kita harus hadir di kantor Luxury Coach Service di daerah Orchard 30 menit sebelum keberangkatan alias pukul 7:30 pagi ! Tiketnya kita udah bayar sebelumnya, silakan baca artikelnya di sini . Saking paginya Wawa memilih ngga mau makan pagi supaya bisa tidur lebih lama. Jadinya aku pergi bertiga dengan ortu ke tempat dimsum yang letaknya dekat dengan hotel kita. Untungnya hotel ini dekat banget dengan berbagai tempat makan. Kita pesan bolu kukus dan kue lobak. Simpel aja. Sekedar makan sedikit untuk menghangatkan perut. Aku sudah membeli roti-rotian untuk makan di jalan nantinya. Kemudian kita naik grab ke Orchard. Sampai di situ tampak bisnya sudah menunggu. Aku masuk ke dalam gedung untuk cek in. Kita dikasih stiker untuk ditempelkan di baju supaya lebih mudah dikenali pas turun di Johor Bahru untuk pemeriksaan paspor.

Luxury Coach Service : Singapura ke Melaka dengan bis

Image
Perjalanan ke Singapura kali ini akan aku lanjutkan ke Melaka/Malaka. Sudah lama aku mendengar mengenai Melaka. Kebetulan Wawa memiliki teman di situ yang sudah puluhan tahun ngga ketemu. Jadi kita pikir sekalian mampir ke Melaka untuk ketemu teman dan sekalian makan-makan. Dari riset yang aku baca-baca sebelum kita meninggalkan Kanada. Melaka cuma bisa dicapai melalui jalur darat. Bisa dengan bis dari Singapura atau terbang ke Kuala Lumpur dan kemudian naik bis. Banyak pilihan bis untuk Melaka, mulai dari yang murah sampai yang agak mahal. Juga bisa naik ketengan dengan bis menuju perbatasan Johor Bahru dan lanjut menuju terminal Larkin. Dari terminal Larkin baru mencari bis ke terminal Melaka Sentral. Tadinya aku udah pengen cuek aja dan naik bis ketengan. Susahnya karena bis ini untuk orang-orang yang kerja di Melaka jadinya ngga ada tempat untuk koper. Kebayang ngga naik bis dengan resiko berdiri sepanjang jalan dan bawa koper. hmm..

Rendezvous Restaurant Hock Lock Kee - Singapura

Image
Ketemu seorang teman orang Indonesia di situ. Berhubung dia kepengen makan nasi padang jadi kita pikir cobain restoran ini deh. Kebetulan janjian di Clark Quay Central. Restoran ini letaknya di lantai 2 kalo ngga salah. Restorannya lumayan gede dan katanya sebelum di lokasi ini sebelumnya terletak di hotel Rendezvous. Ngga tau deh ya di mana hotel Rendezvous ini. Namanya kok rada misterius gitu ..ha..ha.. Jadi pas masuk terdapat sederetan pajangan seperti layaknya resto Padang di Jakarta. Bedanya ngga seperti resto Padang di mana semua lauk digeber di meja. Di sini kita harus pesan dulu apa yang kita mau di bagian depan resto. Setelah itu kita dikasih secarik kertas. Kalo ngga salah nantinya kita bayar pake kertas tersebut yang isinya keterangan lauk yang kita pesan. Pas lauk tersebut dibawa ke meja sudah dipotong-potong ukuran yang lebih kecil. Jadi bisa disharing ya. Rasa makanan boleh deh untuk ukuran Singapura ya. Tapi untuk kita-kita yang baru dari Jakarta dan baru saja ny...

Roti Bakar Kaya ala Singapur di Kopitiam Killiney

Image
Sewaktu aku dan Wawa di Singapur kemarin sempat diajak makan roti bakar di Kopitiam Killiney. Katanya roti bakar kaya di situ lebih enak dari Yakun kaya. Lokasi yang kita kunjungi adalah lokasi di jalan Killiney. Tempatnya ngga gitu besar palingan cuma muat 30 orang kali ya. Sewaktu kita ke situ udah lumayan siang sekitar jam 10-an. Tapi tetap aja rame. Untungnya si bapak-bapak yang kerja situ gesit dan langsung kita dikasih menu. Trus si bapak bilang ke kita kalo dia akan membersihkan meja di dalam dan kita bisa duduk secepatnya. Karena kita udah pelototin tuh menu begitu duduk kita langsung tahu apa yang kita mau coba. Pagi itu kita udah makan roti dan kue sisa dari airport. Jadi udah ngga laper berat. Kebiasaan kita makan pagi sekitar jam 7 jadi kalo harus nunggu sampai jam 10 baru makan sih bisa lemas. ha..ha..

Foto Singapura Di Waktu Malam

Image
Kedua foto di posting ini diambil sebelum pertunjukkan Spectra yaitu pertunjukkan gratis dengan menggunakan laser dan air. Pertunjukkan ini diadakan setiap malam di Marina Bay Sands. Lihat link di atas untuk mengetahui lokasi dan juga waktu pertunjukkan. Pertunjukkannya menarik dan gratis pula. Yang pasti harus datang pagian kalo mau dapat tempat yang strategis. Kita waktu itu diantar teman dengan menggunakan mobil. Tapi aku sempat lihat bahwa stasiun MRT terdekat adalah Bayfront.

Yayoiken - Singapura

Image
Balik ke cerita perjalanan Singapura lagi ah sebelum keburu basi. Perjalanan ke Singapura ini sebenarnya udah tahun lalu tapi berhubung banyak kerjaan jadi aku cuma keburu nulis beberapa setiap minggu. Pas di Singapura kita sempat makan di sebuah resto Jepang bernama Yayoiken. Restoran ini merupakan resto waralaba cabang dari Jepang. Aku dan Wawa pernah makan di resto yang sama di Osaka. Makanannya enak-enak cuma porsinya kecil sekali. Jadi seporsi palingan cuma bisa dimakan bertiga. Karena kita berlima jadi masing-masing cuma kebagian sedikit. Ujung-ujungnya kita harus pesan lebih banyak karena rasanya kurang kenyang.

ABC Bistro - Singapura

Image
Restoran ini letaknya dekat banget dengan hotel kita yaitu Fragrance Hotel Emerald di daerah Geylang. Jalan cuma 5 menit. Mereka bukanya 23 jam - menurut papan namanya. Ngga ngerti juga kenapa 23 jam dan bukan 24 jam ya ? Modelnya hampir seperti fast food gitu ada menu terpampang di situ. Tapi kalo kita duduk langsung dibawain menu juga kok jadi ngga usah celingukan. Kita makan pagi di situ di hari kedua karena tertarik pengen nyobain kari sama roti prata. Kita pesan 2 kari ayam dengan roti prata biasa dan roti prata rasa bawang. Karinya enak ngga terlalu pedas dan ngga terlalu kencang bau-bau bumbu Indianya. Hampir mirip kari-kari melayu deh. Tapi cukup berminyak sehingga agak was-was pas makan. ha..ha..

Fragrance Hotel Emerald - Singapore

Image
Sudah lumayan lama aku dan Wawa ngga berkesempatan mampir di Singapur untuk perjalanan mudik ke Indonesia. Maklum setahun cuma bisa liburan 2 minggu. Kadang bisa gabungin dengan hari libur jadi bisa tambah 1-2 hari. Tapi kalo cuma 2 minggu biasanya kita ngga sempat mampir di Singapur. Kali ini kita putuskan untuk mampir beberapa hari dalam perjalanan balik ke Kanada. Rencana cuma aku dan Wawa tau-tau ortu pengen ikutan juga. Jadilah kita bikin rencana dadakan untuk mereka. Untungnya hotel ini masih ada kamar walaupun bookingnya harus lewat situs mereka. Sedangkan kamarku kita booking lewat Agoda. Perjalanan dari Changi ke hotel ngga gitu jauh. Ongkos dengan grab sekitar SGD15. Untungnya kita semua pakai koper kecil jadi muat.

Hari Pertama : Jakarta - Penang lewat Singapura

Image
Nasi ayam Hainam di kantin pegawai Changi Terminal 2 Lho ? Pasti pada bingung kok lewat Singapura. Begini lho ceritanya. Waktu aku mulai merencanakan liburan ini aku lihat-lihat tiket penerbangan dari Jakarta ke Penang mulai dari AirAsia, Tiger Air atau pun Jetstar. Selain Penang, aku dan Wawa pun akan mampir ke Kuala Lumpur. Jadi rencana perjalanan adalah Jakarta-Penang-Kuala Lumpur atau Jakarta- KL - Penang tergantung mana yang lebih murah atau itinerary yang lebih bagus. Kebanyakan penerbangan cuma menawarkan satu penerbangan ke Penang atau pun ke Kuala Lumpur. Sedangkan dari Singapura pilihannya lebih banyak. Jadilah kita rencana untuk transit dulu di Singapura. Selain itu Wawa pun dengan suka cita menyambut rencana tersebut karena doi udah kangen dengan nasi hainam ayam di Singapura.

Makan di Singapura

Image
Kemarin ini di Singapura karena kita mampir lebih lama jadi lebih banyak waktu untuk makan-makan. Berikut ini daftar hawker center yang kita sempat coba. Sarawak Kolo mee (tidak halal) Yang ini modelnya rada mirip bakmi. Kebiasaan di Jakarta yang doyan bakmi untuk makan pagi, jadinya kita pengen nyobain. Apalagi dari gambarnya keliatan lumayan banget. Pilihannya juga beragam. Untuk yang standar harganya S$3 yang itu toppingnya lebih dikit. Yang kita pilih harganya $6 toppingnya lebih banyak. Seperti keliatan di gambar, toppingnya terdiri dari babi merah panggang, pangsit goreng, suikiau (sebangsa pangsit rebus), dan iga babi masak kecap. Yummy Wonton Mee (Sarawak Kolo Mee) Blk 137 Tampines Round Market and Food Centre #01-45 65-9380 4478 Buka setiap hari 5 pagi- 3 sore

Singapore Tourist Pass - udah pernah nyobain belum ?

Image
Tahun lalu kita mencoba Singapore Tourist Pass yaitu kartu yang bisa dipakai untuk naik MRT dan juga bis. Kartu ini tersedia dalam 3 harga yaitu $10 yang berlaku untuk 1 hari; $16 berlaku untuk 2 hari dan $20 yang berlaku untuk 3 hari. Yang harus diperhatikan adalah 1 hari di sini tidak sama dengan 24 jam. Jadi kalo kartu tersebut dibeli siang hari tanggal 10 Oktober, kartu cuma akan berlaku sampai jam 12 malam tanggal 10 Oktober. Hal lain yang harus diingat adalah harga tersebut berlaku untuk semua MRT dan bis tapi tidak termasuk untuk pergi ke Sentosa. Terus terang aku belum pernah ke Sentosa jadi kurang bisa memberikan tambahan apa maksudnya. Cuma kali ini pas kita beli di Changi, kita diingatkan oleh si petugas.

Tips Menggunakan Airbnb

Image
Kalo pengen nyobain Airbnb, ada beberapa tips yang aku mau bagi dengan kalian. Pilih daerah yg kalian mau, tinggal klik Pertama. Tentukan daerah yang kalian mau tinggal saat di Singapur, misalnya. Kalo suka belanja, mungkin daerah Orchard. Tapi daerah Orchard juga merupakan daerah populer, jadi coba pertimbangkan daerah lainnya yang lebih jauh tapi bisa hemat USD15-20 per hari. Selisihnya bisa untuk beli Singapore Tourist Pass yang memungkinkan pemakaian tak terbatas untuk MRT dan bis.

Pengalaman Menggunakan Airbnb

Image
Kamar mungil dengan jendela besar dengan pemandangan ke jalur hijau di luar Perjalananan kali ini ke Singapura, aku memutuskan untuk mencoba Airbnb . Dimulai dari pengalaman adik tahun lalu yang jalan ke Hongkong. Karena keluarga besarnya (dengan 3 anak-anak) hotel biasa dirasa kurang nyaman karena kurang bisa bercengkerama bersama. Kalo mau nyewa kamar yang seperti suite kok rasanya terlalu mahal ya. Jadi akhirnya doi mulai mencari pilihan lainnya seperti menyewa apartemen. Sekarang ini banyak jasa website yang menawarkan untuk menghubungkan penyewa apartemen dengan pengguna jasa. Website yang tersedia misalnya Airbnb , Wimdu , Roomorama , dll. Harganya termasuk lumayan kalo lagi jalan sendiri, bisa cuma sekitar USD70. Jangan dibandingkan dengan hostel ya karena kebanyakan hostel bisa lebih murah (sekitar USD40) tapi ngga ada privasi karena harus tidur bareng dengan bunkbed, dll.

Orchid Cafe & Bar - Changi Airport, Singapura

Image
Letaknya satu level dengan transit hotel di Terminal 2. Harga sedikit lebih mahal dibandingkan dengan harga di food court di luar airport. Tapi rasanya ngga kalah dibandingkan dengan kopi tiap di luar airport. Jadi kalo bosan dengan pilihan makanan di airport, coba naik lift ke lantai atas di Terminal 2. Fish ball noodle alias mi bakso ikan.

Nginep di Changi

Beneran nih nginep di Changi airport ? Beneran. Dan ini bukan di transit hotel lho. Tapi waiting lounge alias ruang tunggu. Begini lho ceritanya. Kemarin ini dalam perjalanan dari Hanoi ke Jakarta, kita harus mampir di Singapura karena kita naik Tiger Airways. Sampai di Singapura sudah sekitar jam 9 malem. Tadinya rencana mau coba transit hotel. Begitu liat harga per malam langsung pengen marah. Masalahnya esok harinya kita akan berangkat jam 7 pagi. Alhasil harga hotel semalam itu bisa dinikmati cuma sekitar 8 jam. Jadinya kita nekat ngga booking hotel. Liat aja nanti, gitu lho pikirannya. Pas hari H begitu keluar dari Tiger Air yang sekarang sudah pake terminal 2, kita langsung celingukan cari transit hotel. Dari terminal harus naik lift ke lantai berikutnya. Begitu sampai di transit hotel ternyata ngga ada lowongan tuh. Ya sudah, perut lumayan lapar karena sejak siang cuma diisi pisang sama roti isi selai. Di seberang transit hotel tersebut terdapat cafe kecil yang menunya lumayan...