Posts

Showing posts with the label asia trip 2024

Sewa Sepeda Anywheel di Chiang Mai - Thailand

Image
Selama ini aku dan Wawa selama di Chiang Mai selalu menggunakan kaki untuk ke mana-mana. Kalau agak jauhan ya terpaksa naik Grab. Pertama untuk menghemat. Kedua karena di Chiang Mai ngga ada bis. Walaupun kali ini sepertinya mereka kembali memberdayakan bis. Tapi bis ini rutenya terbatas dan lebih diutamakan untuk pengunjung yang tiba di bandara. Jadi jalurnya dari bandara ke kota, dll. Mendadak aku mendapatkan pikiran eh bagaimana kalo kita menyewa sepeda. Terus aku google sewa sepeda dekat dengan apartemen kami di Escent Park Ville . Yang muncul adalah Anywheel. Aku jadi teringat kunjungan sebelumnya ke Chiang Mai, kami tinggal di D Condo Sign . Saat berjalan menuju Central Festival Mall aku melihat sepeda-sepeda warna hijau terang. Aku sempat mikir memang ada yang menyewa sepeda-sepeda ini. 😐 Aku lalu mencoba unduh aplikasi untuk Anywheel dari Google Store. Untuk menggunakannya harus memasukkan credit sejumlah THB 100 (IDR 48434). Untuk pemakaian, setiap 30 menit seharga THB 20 (ID...

Santa Fe - Chiang Mai, Thailand

Image
Nama Santa Fe mungkin ngga seterkenal Sizzler. Tapi menurutku sih ya steak di Santa Fe lebih enak dari Sizzler. Entah mungkin karena steaknya terlalu lembek jadi teksturnya ngga mirip daging.  Sebelum kunjungan ini, aku dan Wawa pernah berkunjung ke resto ini bersama gerombolan kakak Wawa. Waktu itu kami main-main ke mall Central dan sekaligus makan di sini. Kali ini aku memesan steak daging babi dan Wawa memesan steak daging sapi. Untuk daging sapi, paketnya meliputi kentang bejek, macaroni dan bayam dengan keju. Sayangnya kejunya kurang banyak sehingga bayamnya agak kering dan cuma berasa bayam saja. Padahal kalo misalnya dibanyakin susu/keju pasti lebih creamy gitu. Paket steak daging babi tiba dengan kentang goreng, salad dan garlic bread. Kalo menurutku sih ya steak daging babi biasanya lebih terjamin. Mungkin karena daging babi di Thailand lebih banyak peminatnya sehingga kualitasnya lebih bagus. Sedangkan daging sapi biasanya lebih keras. Total kerusakkan THB 527 (IDR 255.07...

แม่หนูก๋วยเตี๋ยวหลอด Maenoo noodle - Chiang Mai, Thailand

Image
Di hari terakhir di hotel Sleep Mai Tha Phae, kami mampir makan siang di sini dulu sebelum balik ke hotel untuk mengambil koper. Resto ini letaknya lumayan dekat dengan hotel. Hampir berseberangan dengan hotel tapi dibatasi kanal. Pas mempelajari menunya yang lumayan cakep itu (berwarna dan banyak gambar), ternyata ada cerita di balik berdirinya restoran tersebut. Sang koki dan pendiri adalah seorang menantu tertua di keluarganya. Sebagai menantu paling gede tentu saja tugas doi adalah memasak. Sehingga doi memiliki banyak koleksi resep dan masakan. Oleh anak-anaknya kemudian didesak untuk menyebarkan masakannya melalui restoran. Katanya masakan sang ibu adalah masakan Tio Ciu. Wah, aku tertarik jadinya. Tapi terus terang dilihat dari foto-fotonya aku tidak merasa masakannya Tio Ciu banget. 😆 Saat makan siang biasanya aku lebih suka makanan yang agak berat sehingga makan malam bisa dikurangi. Jadi aku memesan bakmi, nasi dengan potongan ayam, pangsit rebus dan makanan berupa gulungan ...

Trok Chang Moi Noodles - Chiang Mai, Thailand

Image
Restoran ini lumayan dekat dengan Tha Phae Gate yang juga dekat dengan hotel kami di Sleep Mai? Tha Phae. Jadi sewaktu kami mencari tempat makan, resto ini muncul di radar Google. Alhasil kami memutuskan untuk mencobanya. Dari hotel, kami bisa berjalan menggunakan gang kecil untuk menghindari banyak kendaraan. Selain itu gang-gang kecil ini kadang saat menggunakan gang kecil juga bisa menemukan restoran atau pun penjual makanan kecil yang mungkin tidak tertangkap radar Google. Credit to Google user Eric Lo Pas di persimpangan menuju restoran terdapat sebuah toko yang menjual berbagai barang rumah tangga yang terbuat dari bambu. Sebenarnya sih banyak sekali barang-barangnya dan ngga cuma peralatan rumah tangga seperti tampah dan keranjang. Tapi cuma berbagai pernak pernik seperti topi, tas dan lainnya.  Aku perhatikan tempat ini sering digunakan untuk foto-foto. Di sini ada contoh fotonya yang aku pinjam dari Google. credit to Google user Tai W Resto ini letaknya agak jauh dari jal...

Makan Roti Prata di Bandara KLIA Malaysia

Image
Di hari kami berangkat ke Chiang Mai, pesawat sekitar pukul 11. Tapi berhubung sudah dekat hari Natal, aku bilang sama Wawa kita harus berangkat pagian ke bandara. Pasti ramai sekali. Pengalaman dulu waktu lewat KLIA beberapa hari sesudah Lebaran ramainya buset deh. Jadi begitu sampai bandara KLIA kami masih banyak waktu untuk makan dulu. Karena dari airbnb sekitar pukul 7 jadi belum sempat sarapan. Aku ingat di level M ada sebuah restoran yang kayaknya lumayan. Mereka juga menjual pastry seperti sio bao 😋. Level M ini agak kacian sebenarnya karena letaknya di antara lantai Kedatangan dan lantai Kepergian jadi jarang ada yang mampir kecuali memang sengaja. Atau naik eskalator dari lantai Kepergian menuju lantai Kedatangan. Restoran ini pas kami datang sepi sih. Tapi aku lihat menunya lumayan deh. Karena sepi jadi untuk meletakkan koper dengan kereta pendorong juga mudah ya. Aku memesan roti prata dan Wawa memesan nasi lemak sederhana. Roti pratanya ternyata bentuknya bulat banget. Jad...

Shoraku Ramen Ara Damansara - Petaling Jaya, Malaysia

Image
Beberapa hari sebelum kami meninggalkan Malaysia, aku dan Wawa membicarakan mengenai makanan apa yang belum kami coba. Makanan apa yang sebaiknya kami coba sebelum meninggalkan Malaysia. Kami setuju untuk makanan-makanan tertentu ada baiknya dicoba di Malaysia karena harganya murah dan rasanya cocok. Semisal makanan India, laksa, nasi ayam Hainan. Kemudian makanan asing seperti ramen rasanya masih boleh dicoba di Malaysia karena di Indonesia harganya mahal. Setelah pembicaraan itu aku jadi iseng lagi mencoba Google ramen terdekat. Eh ternyata di daerah Ara Damansara juga terdapat ramen dan reviewnya pun katanya boleh. Aku lihat fotonya juga kelihatannya lumayan sih. Ngga terlalu jauh dari airbnb sehingga kami putuskan untuk mencoba. Ramen ini letaknya di sebuah kopitiam bernama Uncle Soon, tapi kalo memang berminat, Google aja Shoraku Ramen Ara Damansara pasti ketemu kok. Selain kedai ramen ini, susu kacang di situ juga enak dan tidak mengandung pengawet. Aku membeli yang tidak manis d...

Airbnb di Ara Damansara Part 2 - Petaling Jaya, Malaysia

Image
Untuk daerah Ara Damansara kali ini aku dan Wawa memutuskan untuk tinggal di airbnb yang kami pakai sebelumnya. Silakan baca post tersebut. Sebenarnya di gedung yang sama yaitu H2O Residences, banyak terdapat airbnb lainnya. Tapi setelah aku lihat semuanya, aku masih merasa lebih sreg dengan tempat yang lama. Seenggaknya kami sudah tahu seperti apa kondisi apartemen tersebut. Foto-foto di sini diambil di lantai 7 yaitu lokasi kolam renang, gym dan tempat untuk berjalan-jalan. Saat sore hari enak dipakai untuk jalan santai.

Makan Siang di Ikea - Petaling Jaya, Malaysia

Image
Aku hobi banget ngeliatin Google maps. Terutama untuk daerah yang aku masih hijau ya. Terkadang bisa menemukan tempat baru yang perlu dikunjungi. Jadi kali ini ceritanya aku juga lagi meninjau Google maps terus ketemu Ikea. Aku bilang sama Wawa yuk ke Ikea. Bukannya kami memerlukan perabotan ya. Tapi untuk mencicip makanan di kafenya Ikea. Selain di Kanada dan Amrik, aku dan Wawa pernah berkunjung ke Ikea di Singapura. Iseng aja. Temanku Ratna yang memberikan inspirasi. Dia bilang bakso di situ enak. Pertama aku dengar bakso, aku pikir maksudnya bakso kuah gitu lho. Ternyata maksudnya adalah meatball alias Swedish meatball. Jadi pikiranku kali ini soal kunjungan ke Ikea juga mencakup Swedish meatball alias bakso ala Swedia. Sudah lama sekali sih kami tidak makan bakso begitu. Terakhir ya semasa kami masih tinggal di Kanada ya. Pas harinya, berbekal kartu Touch n Go, kami pun berangkat menggunakan bis kemudian berganti kereta listrik. Kereta membawa kami dari stasiun Taman Bahagia ke st...

Jalan Jalan Pasar Malam Taman Megah - Petaling Jaya, Malaysia

Image
Pas tinggal di airbnb di daerah Kelana Jaya, tepatnya di High Park Suites , aku menemukan pasar malam terdekat yaitu di Taman Megah. Dari Kelana Jaya pun tidak terlalu rumit, naik bis sekali kemudian jalan kaki sedikit sampai deh.  Pas pertama kali ke situ aku tidak berharap banyak karena kami pernah berkunjung ke pasar malam di SS2 dan aku merasa ngga banyak yang menarik. Makanannya kebanyakan yang makanan kecil. Tapi berhubung iseng aku ajak Wawa untuk melihat-lihat deh. Ternyata pas sampai di situ banyak sekali penjualnya. Ada yang menjual buah-buahan, minuman, makanan kecil, baju bahkan sayuran juga. Saat itu pas kami akan berkunjung ke tempat saudara jadi aku putuskan membeli buah-buahan. Buah-buahannya bagus dan banyak pilihan juga. Harganya pun bersaing ya. Wawa suka membeli smoothies kelapa muda dari seorang penjual di situ. Harganya RM 5 (IDR 17926). Setiap kali kami ke situ, Wawa pasti membeli dari penjual tersebut. Pasar malam Taman Megah ini digelar setiap hari Minggu s...

Main Bulutangkis di Malaysia

Image
Aku dan Wawa mulai main bulutangkis kira-kira setahun lalu. Saat itu cuma tepak tepok di depan rumah dengan menggunakan net yang kami beli di Decathlon. Saat itu aku dan Wawa di Chiang Rai, Thailand dan kurang tahu di mana bisa bermain bulutangkis. Kemudian di Jakarta, kami menemukan lapangan bulutangkis di Pasar Pluit. Karena lumayan dekat, kami lumayan sering main di situ. Kali ini dalam perjalanan ke Malaysia, Wawa bilang mau membawa raket juga. Aku sempat hmm..😕 Yang lucu aturan untuk perjalanan dengan pesawat ternyata berbeda untuk setiap negara. Aku dan Wawa membawa raket bulutangkis dari Chiang Rai, Thailand menuju Jakarta. Kami diperbolehkan membawa raket sebagai carry-on. Dari Jakarta menuju Kuala Lumpur, raket tidak diperbolehkan dengan alasan aturan pemerintah. Jadi terpaksa raket harus di-cek in. Dari Kuala Lumpur menuju Chiang Mai kami menerima informasi yang tidak begitu jelas. Dari beberapa staf yang aku tanya ada yang bilang boleh dibawa sebagai carry-on ada yang bilan...

Bukit Bintang - Kuala Lumpur, Malaysia

Image
Pertama kali ke Bukit Bintang sudah lama sekali. Makanya kali ini aku mengajak Wawa untuk menengok Bukit Bintang lagi. Kebetulan sudah dekat Natal jadi bisa sekalian melihat berbagai hiasan Natal.  Dari airbnb kami naik LRT ke stasiun Pasar Seni. Dari situ tukar ke MRT untuk menuju stasiun Bukit Bintang. Stasiun Pasar Seni di hari Minggu itu ramai sekali dan kebanyakan adalah turis dengan tujuan Bukit Bintang. Dari stasiun Bukit Bintang kami berjalan sedikit sudah sampai ke Pavilion Bukit Bintang. Mall ini kalau untuk aku dan Wawa cuma sekedar cuci mata karena toko-tokonya semuanya bermerek semacam Prada, Christian Dior, dll. Kalau mau mencari makan di sini bisa di lantai atas. Tapi masih termasuk mahal untuk ukuran aku dan Wawa. Jadi akhirnya kami cuma jalan-jalan saja sekalian menengok restoran Uncle Roger. Ternyata untuk masuk resto tersebut antriannya masih panjang. Sempat nyerah karena ngga tau mau makan di mana yang ngga nguras kantong. Sambil jalan balik ke stasiun Bukit Bin...

KL Sentral ke Ipoh - Malaysia

Image
Perjalanan ke Ipoh kali ini merupakan kedua kalinya aku dan Wawa menggunakan kereta cepat ala Malaysia. Kereta berangkat tepat waktu dari stasiun KL Sentral. Walaupun tidak mencapai kecepatan 300 km per jam seperti Whoosh. 😁 Tapi aku lihat dari pemantau kecepatan di kereta, sepertinya kecepatannya cukup stabil sekitar 100 km per jam. Kami membeli tiket untuk kereta pukul 08:55. Pagi itu hujan masih rintik-rintik sejak semalam sebelumnya. Aku dan Wawa sudah bangun sejak pukul 6 pagi dan bersiap-siap. Sekitar pukul 7:30 kami sudah siap di lobby bawah apartemen menunggu Grab. Untungnya biarpun masih termasuk pagi, kami menemukan Grab cukup cepat. Sekitar 30 menit kemudian kami sudah tiba di stasiun KL Sentral. Stasiun sudah ramai dengan penumpang. Ruang tunggu untuk kereta kami belum siap sehingga kami berkeliling dulu untuk mencari makan pagi. Food court yang tadinya ada di lantai 3 sekarang sudah tidak ada. Sayang juga sih karena pilihan makanan di situ lumayan banyak.  Akhirnya ak...

Cara Membeli Tiket ETS di Malaysia

Image
Salah satu alternatif untuk menjelajahi berbagai kota di Malaysia adalah menggunakan kereta. Kali ini kami akan ke Ipoh dan aku mempertimbangkan antara kereta dengan bis. Aku dan Wawa pernah mencoba bis dan juga kereta. Jarak tempuh kurang lebih sama. Wawa akhirnya mengingatkan peristiwa tahun lalu saat kami naik bis. Silakan baca posting tersebut di sini . 😉 Setelah diingatkan Wawa aku langsung setuju dan bersiap memesan tiket kereta online lewat situs https://online.ktmb.com.my. Untuk pengguna pertama kali harus daftar dulu ya, dengan menggunakan link di pojok kanan atas. (lihat foto di atas) Setelah selesai daftar, login dulu baru beli tiket. Selesai login kalian akan dibawa ke halaman yang mirip dengan yang di atas bedanya adalah, di pojok kanan atas kalian akan melihat nama kalian. Nah sekarang kalian sudah siap membeli tiket. Pilih stasiun asal di paling kiri kemudian berikutnya pilih stasiun tujuan. Kolom berikutnya untuk tanggal pergi, tanggal pulang dan berapa orang. Sete...