Posts

Showing posts with the label jalan-jalan

Hari Kedua Menjelajahi Bangkok - Thailand

Image
Seperti hari sebelumnya, kami berangkat sebelum jam makan siang. Untuk menghindari matahari yang terik dan juga karena kami berniat makan siang di Nai Mong Fry Oyster (Nai Mong Hoi Tod). Thailand terkenal juga dengan dadar tiram atau hoi tod. Walaupun gagrak dadar tiram Thailand agak beda dengan semisal Singapura atau pun Malaysia. Sejauh ini aku sepertinya lebih cocok dengan gaya Penang karena aku pernah cobain di situ. Bagian Malaysia lainnya sejauh ini belum berkesempatan mencoba. Nai Mong Hoi Tod ini lumayan terkenal terlihat dari jumlah Google review yang jumlahnya ribuan. Jadi aku pikir ada baiknya pergi agak pagian. Dari hotel kami naik bis ke Silom kemudian berganti MRT blue line ke Stasiun Wat Mang Kon di daerah Chinatown. Dari situ jalan sedikit langsung tiba di tujuan. Restonya mungil dengan sekitar 3 meja di dalam. Kemudian di luar terdapat sekitar 2 meja. Kami langsung bisa masuk ke dalam. Aku sudah tahu menunya. Jadi mereka cuma ada dadar tiram yang crispy atau biasa. Kem...

Sam Gyup Sal Korean BBQ ซัมกยอบซัล 삼 겹 살 สาขาสรงประภา1 - Bangkok, Thailand

Image
Karena panggilan tugas di Jakarta, aku harus pulang ke Jakarta sebelum akhir tahun. Berhubung kami sebenarnya jarang sekali tinggal lama (lebih dari 1 malam) di Bangkok, jadi kali ini kami akan tinggal 3 malam ! 😎 Berhubung lagi masa ramai, agak susah mencari hotel dan lebih mahal pula. Jadi kami putuskan untuk tinggal dekat dengan Bandara Don Mueang. Kebetulan kami sudah beberapa kali tinggal di hotel B Your Home ini. Kami suka dengan hotel ini karena letaknya berseberangan dengan bandara. Tanpa koper besar, sebenarnya bisa banget jalan kaki ke bandara kalau cuma transit semalam. Dari bandara ke hotel, ongkos Grab sekitar THB 150 (IDR 80100). Hotel menawarkan minivan ke bandara dengan ongkos THB 40 (IDR 21358) per orang. Sekitar hotel banyak resto, minimart dan pasar tradisional. Hotel memiliki gym dan kolam renang. Selain itu, kalau mau shopping ke Pratunam di pusat kota, tinggal jalan ke bandara kemudian naik kendaraan umum. Praktis banget deh. Kali ini berhubung kami tiba di Bang...

Chongqing : Makanan Sekitar Hotel - China

Image
Hotel kami di Chongqing yaitu Chongqing Ashan Riverview Hotel tidak memberikan makan pagi. Sebenarnya bisa membeli paket kamar dengan makan pagi tapi berhubung harganya lebih mahal jadi aku pikir ngga sepadan dengan harga. Kalau ngga salah harga dengan makan pagi lebih mahal USD 4 (IDR 66 rb). Harga segitu di Jakarta kalau makan di resto mungkin cuma dapat bakmi. Tapi kalau beli makanan di pasar mungkin bisa dapat lebih banyak. Di Chongqing dekat dengan hotel kami terdapat beberapa resto kecil yang harganya lumayan. Lawson Lawson itu semacam Indomaret atau Alfamart di Indonesia. Kebetulan terdapat sebuah Lawson di bawah gedung kami. Jadi untuk makanan yang sederhana seperti roti, odeng atau telur rebus bisa dibeli di Lawson. Aku ngga coba tapi ada beberapa convenience store yang menjual susu kacang panas. Lezat banget untuk teman makan pagi seperti bakpao. 😋 Lawson itu sering dijadikan tempat mencari makan pagi makanya makanan mereka perputarannya lumayan cepat. Misalnya telur rebusny...

Main main ke supermarket di Chongqing

Image
Rencana aku ingin membeli bumbu masak mala untuk hotpot dan juga bumbu dapur seperti sichuan peppercorn untuk keperluan sendiri. Soalnya aku pernah membeli di Jakarta sepertinya kurang kebas gitu ya. Nah untuk membeli bumbu gitu rasanya paling cocok membeli di pasar. Tapi berhubung dekat hotel kami di Chongqing ngga ketemu pasar jadinya aku putuskan mencari supermarket. Supermarket terdekat ngga terlalu jauh tapi berhubung aku lihat bisa naik metro (kereta bawah tanah) jadinya aku putuskan untuk mencoba. Dari hotel kami di sebelah stasiun Chaotianmen kami naik metro sampai stasiun Jiaochangkou. Untuk perjalanan sepanjang 2 stasiun tersebut, ongkosnya RMB 2 (IDR 4721). Sampai di stasiun Jiaochangkou, kami mencari pintu keluar yang tepat. Soalnya kalau keluar di pintu yang salah bisa bisa keliling jauh baru sampai. Eh ternyata supermarketnya langsung tersambung dengan stasiun jadi kami tidak usah keluar ke jalanan. Supermarketnya lumayan besar dan komplit. Ada bagian untuk masakan jadi. ...

Yuk Menjelajahi Chongqing - China

Image
Selama riset Chongqing aku sempat membuat daftar tempat-tempat yang kudu dikunjungi. Wawa karena sering mencari tahu soal Chongqing juga jadi akhirnya doi juga mendapatkan sejumlah tempat. Jadi di hari pertama kami putuskan untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut. Liberation Monument Tujuanku mencari Bayi Food Street 八一好吃街 tempat mencari makan street food. Yang ada malah ketemu monumen ini dulu.  Monumen ini katanya untuk memperingati perang terhadap Jepang. Tapi sekarang menjadi pusat perbelanjaan dan tempat berkumpulnya orang-orang untuk menikmati lampu hias. Bayi Food Street letaknya dekat dengan Liberation Monument jadi kami sempat mampir mencicipi sate-satean. Harganya ngga terlalu mahal sekitar RM 15 (IDR 35rb) untuk 10 tusuk sate babi. Tapi mungil sih ukurannya. Bayi Street Food ini biarpun namanya street food tapi modelnya seperti food court begitu dengan lampu neon yang bikin mata jadi gemerlap. Mengingatkan aku akan Osaka, Jepang. Kuixing Tower 魁星楼 Dari Bayi Food St...

Wulingyuan ke Chongqing Dengan Kereta - China

Image
Kereta kami dari Wulingyuan sekitar pukul 10. Untuk pastinya kami akan berangkat dari hotel di Wulingyuan sekitar pukul 7 pagi. Perjalanan dari Wulingyuan menuju stasiun kereta Zhangjiajiexi sekitar 40 menitan. Dan untuk amannya karena kemarin itu ipar sempat ditahan untuk diperiksa lebih lanjut karena pisau yang dibawanya. Ancer-ancernya kalau harus diperiksa kadang bisa memakan waktu 20 menitan. Tapi hari itu kami lumayan aman. Tidak diperiksa dan tidak kena macet karena masih pagi. Perjalanan dengan mobil dari Wulingyuan ke Zhangjiajie aman sentosa. Supirnya bercerita panjang lebar mengenai politik saat tahu kami dari Asia Tenggara. Sampai di stasiun kami tidak bermasalah melewati pemeriksaan. Masih banyak waktu untuk berbelanja bekal untuk perjalanan. Akibatnya aku dan Wawa kalap belanja. Kami sempat membeli bakpao mini, kemudian roti dan cemilan lainnya. Tapi Wawa masih kurang yakin sehingga kami membeli mi semacam bakmi gitu. Di dalam kereta gerbong kami tidak terlalu ramai. Tike...

Hari ketiga Wulingyuan - China

Image
Untunglah hari ketiga kelihatannya bakal kering. Seenggaknya pas kami bangun hari itu sama sekali ngga hujan ! Jadi setelah selesai makan pagi, kami langsung berangkat menuju East Gate (Pintu Timur). Pintu Timur adalah pintu masuk yang sama yang kami gunakan di hari pertama. Tapi ternyata di pintu masuk itu ada beberapa pilihan, yang kami gunakan di hari pertama adalah Line A untuk naik ke Tianzi Mountain. Tapi hari itu kami menggunakan Line B untuk naik ke Bailong Elevator atau Yuanjiajie. Hari itu kami sibuk mengunjungi beberapa tempat. Sebenarnya menurut rencana kami cuma akan ke Avatar Mountain. Silakan lihat fotonya di sini . Tapi berhubung cuacanya bagus untuk foto-foto jadi kami akhirnya berkunjung ke Yangjiajie juga walaupun cuma sebagian karena kami sadar tempatnya luas sekali. Kami tidak sempat makan siang jadi cuma ngemil sana sini. Salah satu cemilan yang enak malah dibuat di atas gunung dekat dengan Avatar Mountain. Herannya ngga terlalu ramai yang membeli. Harganya RMB 12...

Joy Maple Smart Hotel 喜见·枫庭酒店 - Wulingyuan, China

Image
Hotel ini letaknya di Wulingyuan. Setelah riset mengenai Avatar Mountain katanya sebaiknya tinggal di Wulingyuan jadi lebih dekat. Jadi harus dibedakan antara Avatar Mountain yang letaknya di Zhangjiajie National Forest Park dengan Tianmen Mountain yang letaknya di Zhangjiajie City.  Ketemu hotel ini di Trip.com. Biasanya aku suka memilih hotel yang baru. Hotel ini baru dibuka di tahun 2025. Kebetulan mereka mimiliki kamar dengan 2 kamar tidur. Karena ipar waktu itu suka sharing kamar tidur jadi aku pikir kebetulan bisa sharing tapi masih tetap ada privacy. Ternyata kamarnya bukannya ada 2 kamar tidur tapi begitu masuk, ada sebuah tempat tidur dengan sofa dan meja. Jadi ruangan tamu malah ada kamar tidur, baru kemudian di sebuah ruangan terpisah terdapat sebuah tempat tidur lagi. Memang agak aneh ya. Untung juga sepanjang perjalanan kami cuma di hotel tersebut kami sharing kamar. Karena ternyata benar-benar ngga enak. Terutama karena kami harus sharing kamar mandi juga. Oke balik ...