Posts

Showing posts with the label richmond

Mencoba Lapangan Bulutangkis di Vancouver dan sekitarnya - British Columbia, Canada

Image
Karena lagi hot-hotnya main bulutangkis, untuk perjalanan ke Canada kali ini, aku dan Wawa membawa serta raket bulutangkis kami ! Dulu sewaktu kami tinggal di Richmond yaitu sebuah kota di sebelah selatan Vancouver yang merupakan lokasi bandara Vancouver kami tahu sebuah lapangan bulutangkis. Aku sempat bertanya ke teman yang setahu aku dulu sering bermain di Richmond. Dari situ aku dan Wawa mencoba bermain di Drive Badminton. Sampai sekarang kami sudah mencoba sekitar tiga lapangan. Berikut aku kasih review lapangan dan juga foto lapangan yang bersangkutan. Drive Badminton Centre 4551 Number 3 Rd #138, Richmond, BC V6X 2C3 Phone: (604) 285-2638 https://drivebadminton.ca Lapangan bulutangkis yang ini sudah lama dibuka karena sejak beberapa tahun silam sudah ada di Richmond. Kali ini kami mencoba bermain di situ dan booking untuk permainan bisa dilakukan dengan menelpon nomor telpon yang tersedia di situs. Pembayaran langsung dilakukan saat booking.  Senin sampai Jumat beroperasi da...

Makanan Favorit Baru : Rice Roll

Image
Sebenarnya makanan ini ngga termasuk baru. Sebelumnya aku dan Wawa sudah sering nyobain rice roll alias cong fan ini di resto yang menyediakan dimsum. Cuma yang beda aku rasa adalah beda gagrak ? Dan juga cong fan kesukaanku yang baru ini dibikin di tempat. Jadi rasanya beda banget. Fresh gitu.  Di restoran dimsum biasanya cong fannya biasanya berasa banget rasa nasi/tepung berasnya. Juga teksturnya yang lebih tebal dan kenyal. Sedangkan cong fan yang fresh tuh lebih seperti kulit tipis yang berlapis-lapis dengan isi berbeda seperti udang atau daging cincang. Sebenarnya kalo dipikir-pikir cong fan fresh ini pernah aku coba di pasar Muara Karang di Jakarta, Indonesia. Ini sih udah lama banget ya. Waktu itu ada yang jual cong fan khas Pontianak di Pasar MK. Cong fan ini simpel banget, cuma berupa selapis-lapis dengan sedikit daun bawang. Kaga ada udang apalagi daging. Makanya murah tapi juga kurang menggigit. Toppingnya daun bawang dan bawang goreng dengan sedikit saus kecap dan saus...

Dingin Dingin Asyik Makan Soto Betawi

Image
Minggu lalu di sini kebetulan lagi dingin banget. Untungnya aku kebetulan pesan soto betawi lewat FB. Ngga keburu untuk makan siang yang penting bisa untuk makan malem.  Soto betawinya aku panaskan dan masukkan ke mangkok. Kebetulan ada sisa tomat. Tambahin tomat biar lebih berasa segernya. Paket soto betawinya lumayan komplit, dikasih jeruk mungil, sambel terpisah dan emping juga. Aih. Kuahnya berasa santan banget. Hampir-hampir aku merasa seperti bikinan sendiri. Soalnya kalo beli di luar biasanya santannya lebih ngga berasa. Wawa doyan kuah dengan santan kental. Jadi doi makan nasi sampai nambah. Porsinya juga lumayan dengan potongan-potongan daging, kentang dan wortel yang lumayan gede. Kalo ada kikil pasti lebih enak ya. 😍 Wawa sempat berkomentar - tinggal di Vancouver baru 2 tahun tapi udah makan banyak masakan Indonesia dibandingkan tinggal di California puluhan tahun. Enaknya tinggal dekat dengan orang-orang Indonesia yang jago masak.👍

Garlic Bread Ala Korea

Image
Ini katanya lagi ngetrend sekarang ini. Aku karena ngga tinggal di Jakarta jadi kurang ngikutin. Kebetulan liat Instagram ada posting garlic bread ala korea yang keliatannya yahud. Aku kasih tau seorang teman yang kemudian ngasih tau balik kalo aku ketinggalan jaman.😅 Sejauh ini aku lihat harga jual per buah sekitar 66rb. Bikinnya ngga terlalu susah kalo memang kalian suka baking - bikin makanan kecil dengan oven. Di Jakarta mungkin ngga terlalu susah cari bahan seperti cream cheese, whipcream dan parsley. Selebihnya sepertinya standar aja, terigu, gula, dll. Resep berikut disadur dari cookpad yang postingnya berasal dari Prisca Arthalia.

Jalan Jalan Kelowna hari 1 : Richmond - Kelowna

Image
Perjalanan ke Kelowna ngga terlalu jauh. Cuma sekitar 400km - sekitar 4 jam. Jadi kita agak nyantai dan ngga usah bangun pagi-pagi. Bawaan kita agak banyak kali ini karena masih agak was2 untuk tidur di Airbnb. Jadi aku bawa 1 koper gede berisi selimut, handuk, seprei dan 2 bantal. 😅 Selain itu kita juga bawa sedikit makanan dan juga lap basah antiseptik untuk bersih-bersih nantinya. Kita berangkat jam 8 pagi setelah makan pagi. Bawa pizza untuk bekal makan siang. Rencana kita makan di jalan aja karena kebanyakan kota kecil yang mungkin ngga banyak yang bisa dilihat. Dari rumah kita jalan ke arah timur. Tujuannya adalah menggunakan Highway 1 di sebagian besar perjalanan. Dan Highway 1 ini nantinya akan pecah menjadi jalur highway lainnya yang akan membawa kita ke Kelowna. Kita cuma berhenti satu kali untuk menggunakan kamar kecil di salah satu tempat istirahat (rest area). Rest area di jalur ini agak berbeda dengan jalur yang kita biasa gunakan antara California dan Vancouver. R...

Catatan COVID-19 : hari ke 75

Image
😷 Bikin masker lagi Tadi pagi pas nyetel Youtube, video yang muncul adalah cara membuat masker. Di awal-awal pandemi di Amrik terutama ada panggilan untuk membuat masker bagi para pekerja rumah sakit. Video di Youtube tersebut memberikan keterangan dan petunjuk cara membuat Olson Mask yang bisa disesuaikan  dengan kebutuhan sang penerima. Jadi siapa pun yang mendapatkan masker tersebut bisa menjadikan masker tersebut lebih cocok. Ngga terlalu longgar sehingga tidak memberikan perlindungan yang tepat. Aku ngga bikin Olson mask tersebut karena yang aku buat kan cuma untuk kami berdua. Tapi untuk hari ini aku pikir membuat masker yang ada celah untuk bisa menyelipkan filter seandainya nantinya diperlukan.

Catatan COVID-19 - hari ke 70

Image
Credit : 10wallpaper.com Mulai minggu kemarin setelah liburan panjang Victoria Day (hari Senin lalu) toko-toko yang semula tutup sejak pertengahan Maret sudah mulai buka. Kebetulan hari Selasa kemarin aku harus nongol di kantor karena internet yang tewas di rumah. Daerah downtown kelihatan mulai rame. Ngga semacet biasanya tapi termasuk ramai lancar. 😄 Aku sempat mampir ke Shoppers Drug Mart dekat kantor sambil nungguin jemputan. Tokonya sepi. Aku rada nyantai liat-liat berbagai macam produk untuk rambut dan selama aku di situ bisa dibilang ngga ada orang sama sekali. Akhir pekan kemarin aku dan Wawa sempat ke mal dekat rumah. Secara keseluruhan ngga terlalu banyak pengunjung. Tapi ada juga lho antrian depan Zara. Padahal tokonya termasuk gede. Mungkin lagi ada sale ? Terus terang aku sih ngga bakal ikut antri cuma untuk beli baju. Apalagi kebanyakan barang sekarang bisa dibeli online.

Catatan COVID-19 - hari ke 65

Image
Wah udah lebih dari 2 bulan sejak aku mulai kerja di rumah. Selama di rumah ini aku dan Wawa - seperti juga banyak orang lainnya - sangat tergantung internet. Tau ngga apa yang terjadi hari Senin kemarin ? Senin pagi seperti biasa aku dan Wawa bangun dan seperti biasa kita langsung nyalain komputer untuk nonton berita lewat YouTube. Ternyata sodara-sodara, Chromecash kita ngga berfungsi. Setelah dicek ternyata ngga ada internet. What ?? Kok bisa ngga ada internet ? Tapi yah begitulah. Biarpun diset lagi modemnya, tetap aja internet kita tewas. Wawa telpon ke perusahaan internetnya dan mereka bilang sang teknisi baru bisa datang hari Rabu pagi. Udah lama tergantung sama internet. Ngga ada internet ngga tau mau ngapain. 😐 Hari Senin di sini merupakan hari libur - Victoria Day. Matahari terang benderang dan suhu udara mulai hangat - sekitar 18℃ jadi banyak yang keluar jalan. Kita juga ikutan keluar aja. Habis itu malamnya kita menikmati matahari terbenam. Hari Selasanya aku dapat i...

Catatan COVID-19 - hari ke 41

Image
Kemarin ini aku coba lagi ngecat rambut dengan kopi. Pertama kali aku coba kopi yang aku pake warnanya agak keemasan jadi hasilnya ngga gitu keliatan. Kebetulan kemarin harus beli oatmeal untuk mertua jadi sekalian beli kopi yang lebih gelap. Kali ini aku coba 1 sendok makan conditioner dengan 2 sendok makan kopi. Aduk rata sampai kopinya meleleh dan bercampur dengan conditioner. Kemudian sebarkan di bagian rambut yang beruban. Percobaan pertama aku cuma tinggalkan 2 jam karena ada meeting. Kali ini karena akhir pekan aku bisa tinggalkan 5 jam. Hasilnya silakan simak di 2 gambar yang aku lampirkan di sini.

Catatan COVID-19 - hari 6

Image
Kemarin aku kelupaan ngeblog di sini karena terlalu sibuk ngobrol dengan papa mama di Jakarta. Aku baca posting beberapa teman di FB mengenai beberapa kegiatan keagamaan yang membawa gerombolan massa berkumpul bersama di satu tempat. Bukannya aku ingin mengecam orang-orang yang religius. Tapi coba donk ya jangan beranggapan hidup mati itu di tangan Tuhan. Sebagai manusia kita juga harus berusaha. Seperti juga biarpun rejeki di tangan Tuhan, emangnya kalo tinggal di rumah dan berdoa terus dikasih makan ? Sangat egois namanya kalo berkumpul bersama di satu tempat di saat kita semua dihimbau untuk menjaga jarak. Sangat egois degan orang yang anda akan tulari, egois dengan orang-orang yang lebih tua, lebih lemah atau memiliki masalah dengan kekebalan tubuh. Kalo anda memiliki orang yang anda kasihi yang sekarang berada di garis depan sebagai tenaga medis yang bertugas di rumah sakit yang menangani COVID-19 apakah anda akan tetap keras kepala ?