Posts

Showing posts with the label serba-serbi

Sehari di Nimman - Chiang Mai, Thailand

Image
Daerah Chiang Mai yang sering dikunjungi pelancong adalah Nimman atau Nimmanahaeminda. Yaitu sebuah jalan yang banyak terdapat restoran, kafe dan toko-toko serba-serbi. Kafe di sini mungil-mungil dan unik.  Sewaktu aku dan Wawa berada di Chiang Mai, ipar dan keponakan datang berkunjung. Jadi kami pun bertemu mereka di hotel dan makan bareng sambil ngobrol ngalor ngidul. Mereka tinggal di hotel Empire Nimman. Nanti kalo sudah aku tulis ceritanya, baru aku posting linknya. Setelah bertemu kami makan malam bersama di sebuah resto dekat hotel. Hujan turun gerimis sejak siang hari sehingga kami harus meminjam payung dari hotel.  Restoran tersebut bernama So Good Thai Restaurant. Wawa yang menemukan resto tersebut di Google maps. Reviewnya banyak dan kami lihat menunya lumayan bervariasi. Nanti kalo aku sudah post foto-fotonya baru aku kasih link deh. Habis makan kami berjalan menuju mall One Nimman. Terus terang aku dan Wawa belum pernah ke situ makanya kami pikir sekalian lia...

Minggu Terakhir Bulan Juli

Image
Minggu terakhir bulan Juli 2022 mungkin bakal menjadi salah satu tenggang waktu yang tidak mudah untuk dilupakan. Kunjungan ke Panti Yatim Piatu Seorang teman baik yang sudah kita kenal lama akan mengantarkan sumbangan ke sebuah panti yatim piatu di Chiang Rai. Kita sebelumnya sudah pernah berkunjung ke situ di tahun 2018. Tapi kali ini selain mengantarkan makanan, kita juga akan memberikan sejumlah penganan/sembako. Ria, teman baik tersebut sebelumnya sudah menghubungi pihak berwenang di panti untuk menanyakan bahan keperluan apa yang sedang dibutuhkan sekarang ini. Berdasarkan permintaan mereka kita kemudian belanja di Makro. Bahan-bahan penganan yang kita beli hari itu terdiri dari bihun, misua, kecap asin, minyak goreng, mi instan dan biskuit. Ria dengan cekatan menghitung setiap harga barang supaya tahu berapa sisa dana yang ada. Setelah semua belanjaan sudah terpenuhi ternyata masih tersisa dana. Kita kemudian mengambil makanan kecil seperti keripik kentang, susu cair dan coklat....

Ingatan Manusia : Antara The Notebook dan Drama Korea

Image
Hari ini hari Selasa di Kanada. Bukan akhir pekan, tapi berhubung aku akhirnya baru sempat menulis posting ini, jadi ngga apa2 deh dikasih label renungan akhir pekan. Ingatan manusia itu penting banget terutama untuk orang-orang sekitar. Kayak yang di drama-drama gitu lho. Entah si cewe atau si cowo kecelakaan dan lupa ingatan. 😅😅 Pas lupa ingatan, orang tersebut seperti orang asing bagi teman maupun keluarga maupun pacar/suami. Di drama biasanya paling 1 atau 2 episode orang tersebut diceritain lupa ingatan. Terus dapat ingatannya kembali dan happy ending deh. Lupa ingatan yang terjadi karena kecelakaan biasanya ada besar kemungkinan baliknya pas trauma tersebut sudah hilang. Kalo ngga salah. Atau kalo di drama biasanya entah karena kecelakaan lagi...😆 terus ingatannya jadi balik lagi. Atau ada kejadian tertentu yang mirip dengan hal yang terjadi sebelum kecelakaan yang membuat ingatan seperti 'kesetrum' dan balik lagi. Kasus yang aku alami dengan mama mertua tuh benar-bena...

Catatan COVID-19 - hari 25

Image
Twitter : gauravbhanu89 Ngga disangka sudah memasuki hari ke 25 sejak aku mulai catatan COVID-19 ini. Sejauh ini aku mulai terbiasa tinggal di rumah. Hari-hari pertama kerja di rumah masih agak semangat bangun pagi (sekitar 6:30) kemudian siap-siap kerja. Tapi sekarang sudah memasuki minggu ke-3. Beberapa hari belakangan ini aku bangun sekitar pukul 7. Sambil kerja pun sambil cuci sayur, potong sayur, siapin makan siang. Kesimpulannya ? Kerja di rumah terlalu lama jadi terlalu santai. Seperti bos bilang kerja di rumah kok ngga seperti kerja. Karena serasa liburan juga. Tapi ternyata begitu banyak negara yang menyerukan rakyatnya untuk tinggal di rumah ternyata memberikan dampak positif terhadap polusi. Gambar di atas muncul di internet karena orang-orang India yang tinggal berdekatan dengan Himalaya untuk pertama kalinya di 30 tahun terakhir bisa mendapatkan penampakan pegunungan ternama itu. Rupanya berkurangnya jumlah polusi akhirnya bisa menghilangkan kumpulan debu dan asap ...

Catatan COVID-19 - hari 21

Image
Sehari sebelum kantorku mengumumkan kita semua mulai kerja di rumah yaitu tanggal 16 Maret kita semua menghadiri meeting bersama HR yang memberikan briefing mengenai latar belakang COVID-19. Setelah itu setiap 2 minggu kita kembali menghadiri meeting bersama untuk menerima perkembangan berita terakhir. Seminggu setelah meeting pertama tersebut kita menghadiri meeting kedua kali. Sang CEO sempat muncul untuk memberikan pernyataan bahwa saat ini tidak akan ada PHK. Tapi itu sekitar 2 minggu lalu. Hari ini kita meeting ketiga kalinya. Kali ini HR memberikan pernyataan bahwa perusahaan harus memulai memikirkan PHK. Aku bilang sama Wawa, ini bukan pertama kalinya aku mengalami PHK kalo memang aku bakal diPHK.

Catatan COVID-19 - hari 17

Image
Sudah sejak lama aku pengen bisa membuat roti. Jadi salah satu bahan yang aku beli untuk "ngumpet" di rumah kali ini adalah tepung terigu dan gis. Aku sudah lama mengurangi makan roti karena aku merasa sehabis makan sepertinya agak susah dicerna. Tapi Wawa doyan makan roti dan sepertinya dia ngga kenapa tuh. Jadi berhubung sekarang kita jarang banget keluar. Sejak mulai kerja di rumah sekitar 2 minggu lalu. Aku cuma keluar sekitar sekali seminggu untuk belanja makanan. Keluar rumah kadang-kadang untuk jalan di sekitar rumah. Makan roti sih ngga penting2 amat tapi untuk makanan kecil sih boleh banget. Karena biasanya kita jarang beli roti kecuali pas ke Costco. Atau kalo ke supermarket Asia dan membeli roti Asia yang biasanya lebih lembut. Jadi pas liat resep roti bulat ini di YouTube aku pengen banget cobain. Kayaknya gampang. Hasilnya aku unjukkan di situ. Tapi resepnya nanti aku posting di posting berikutnya. Video untuk resept tersebut bisa disimak berikut.

Catatan COVID-19 - hari 15

Image
Source : NZ Herald Sebuah kota kecil Llandudno, Wales, Inggris belakangan ini dibanjiri domba kashmir liar. Domba-domba ini biasanya hidup di perbukitan dekat kota tersebut. Tapi berhubung orang-orang di kota tersebut pada ngumpet di rumah karena COVID-19 jadi kota tersebut sekarang sepi banget. Sehingga para domba pun berkeliaran di kota. Sudah hampir dua minggu aku kerja di rumah. Aku sih senang banget karena ngga harus berbasa-basi dengan orang kantor. Tapi untuk orang-orang yang demen bersosialisasi, kerja di rumah berarti terkurung di rumah. Ngga ada kesempatan untuk ngobrol dengan orang-orang kantor. Salah satunya adalah Cheryl. Dia orangnya selalu ceria dan suka memberikan ucapan selamat pagi kepada setiap orang yang ditemui. Jadi sekarang doi kesepian. Beberapa hari belakangan dia mulai muncul di messenger khusus orang kantor supaya bisa ngobrol dengan kita semua. Source : CNN

Catatan COVID-19 - hari 13

Image
Ya betul. Aku ngga update beberapa hari. Hari Jumat kemarin setelah selesai kerjaan di rumah, masak dan kerjaan kantor. Aku dan Wawa pergi ke Costco yaitu semacam toko grosiran seperti Makro di Indonesia. Aku udah bikin daftar keperluan jadi ngga pengen luntang lantung di dalam lama-lama. Tapi ada juga rasa was-was ngga tau bakal berapa lama mesti antri di situ. Untunglah mungkin karena hari itu hujan seharian sehingga orang pada malas keluar. Ngga ada antrian sama sekali bo. Habis itu kita lanjut ke sebuah supermarket untuk keperluan makanan asia. Di situ pun juga ngga gitu banyak orang karena sudah sekitar pukul 8:30. Makanya habis itu aku begitu pulang langsung mandi dan pules blek.

Catatan COVID-19 - Hari 9

Image
source : Vectorstock Sudah seminggu aku kerja di rumah. Kerja dari rumah itu lebih santai. Bangun tidur masak air bikin teh langsung nyalain komputer, bisa langsung kerja. Bobo tetap waktu yang sama paling lambat pukul 10. Kadang jam 9 udah rebahan. Tadinya waktu aku mulai kerja di rumah aku pikir enak bisa tidur agak malaman karena besoknya ngga usah bangun pagi. Tapi di jaman virus gini ada baiknya tidur secukupnya supaya daya tahan tubuh tetap yahud. Kemarin aku sempat ngobrol dengan seorang teman yang tinggal di Las Vegas. Doi nanya apa aku pake masker kalo keluar rumah. Aku bilang baru seminggu belakangan ini aku mulai pake masker kain. Aku tinggal di lingkungan yang banyak orang Asia jadi pake masker ngga keliatan aneh. Temanku itu bilang dia takut masker karena belakangan ini komunitas memandang aneh orang yang pake masker. Aku pernah baca cerita dua orang cewe yang diusir dari sebuah supermarket karena mereka memakai masker.

Catatan COVID-19 - hari 7

Image
Source : Asad/Xinhua/Newscom Antrian orang di Kuwait untuk menunggu tes COVID-19 Saat makan siang aku bersama Wawa jalan ke Best Buy yaitu sebuah toko elektronik yang menjual peralatan elektronik mulai dari yang kecil seperti komputer mouse, kabel sampai yang gede seperti TV, kulkas dll. Minggu lalu sewaktu aku mendapatkan kabar bahwa kita harus mulai kerja dari rumah aku memutuskan untuk membeli kabel HDMI supaya bisa memakai TV di rumah sebagai monitor kedua. Apa daya sehari setelah aku beli, Wawa menemukan kabel HDMI ekstra. Jadi aku putuskan untuk mengembalikan kabel yang aku beli. Kebetulan  memang aku belum buka. Sampai di situ aku lihat kok antrian panjang. Aku pikir memang beberapa toko ngga ingin banyak orang di dalam jadi kita diminta antri di luar. Ternyata toko ini setingkat lebih dari yang aku bayangkan. Mereka sama sekali ngga membolehkan orang masuk. Kalo ingin membeli sebaiknya pesan dulu di situs mereka. Baru kemudian ke toko untuk mengambil setelah mendapat...

Catatan COVID-19 - hari 6

Image
Kemarin aku kelupaan ngeblog di sini karena terlalu sibuk ngobrol dengan papa mama di Jakarta. Aku baca posting beberapa teman di FB mengenai beberapa kegiatan keagamaan yang membawa gerombolan massa berkumpul bersama di satu tempat. Bukannya aku ingin mengecam orang-orang yang religius. Tapi coba donk ya jangan beranggapan hidup mati itu di tangan Tuhan. Sebagai manusia kita juga harus berusaha. Seperti juga biarpun rejeki di tangan Tuhan, emangnya kalo tinggal di rumah dan berdoa terus dikasih makan ? Sangat egois namanya kalo berkumpul bersama di satu tempat di saat kita semua dihimbau untuk menjaga jarak. Sangat egois degan orang yang anda akan tulari, egois dengan orang-orang yang lebih tua, lebih lemah atau memiliki masalah dengan kekebalan tubuh. Kalo anda memiliki orang yang anda kasihi yang sekarang berada di garis depan sebagai tenaga medis yang bertugas di rumah sakit yang menangani COVID-19 apakah anda akan tetap keras kepala ?

Catatan COVID-19 - hari 4

Image
Hari ini adalah hari kedua kerja di rumah. Biarpun udah ngga usah pake weker, aku masih tetap bangun pagi. Terlalu pagi malah, jam 4 udah melek jadi balik tidur lagi sampai pukul 6:30 kemudian golek2an sampai pukul 7:30. Akhirnya siap-siapin komputer dan mulai kerja pukul 7:45. Lumayan sih, karena biasanya jam 7:10 atau paling lambat pukul 7:15 aku udah harus jalan dari rumah. Sementara sebagian besar orang-orang di sekitar sini menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Masih ada juga yang menganggap enteng virus ini dan tetap keluar bertemu teman dan rame-rame ngumpul di pantai. Memang beberapa hari terakhir cuaca bagus, matahari terik dan temperatur ngga terlalu dingin. Twitted by Elvira Lount

Catatan COVID-19 - Hari 3

Image
source:4570book.info Hari ini merupakan hari pertama aku mulai kerja di rumah. Semalam aku lumayan senang mematikan weker. Besok ngga usah bangun pukul 6 pagi. Tapi ternyata pukul 4:30 aku udah melek. Entah kenapa. Terlalu banyak pikiran mungkin ? Akhirnya aku putuskan untuk telpon Jakarta sekedar ngecek keadaan di situ. Kerja di rumah memang lebih nyantai. Ngga ada bos yang bolak balik. Apalagi mejaku di kantor letaknya paling depan dengan 2 bos duduk di paling belakang. Biarpun mereka selalu sibuk tapi aku merasa selalu diperhatikan. Jiah..mereka padahal terlalu sibuk kali untuk memperhatikan.

Catatan COVID-19 - hari 2

Image
credit :Carlos Osorios/Reuters Gambar di atas diambil di Eaton Centre di Toronto. Food court masih buka tapi tempat duduknya ditutup. Jadi cuma boleh dibawa pulang. Hari ini merupakan hari kedua resminya kita kerja di rumah. Tapi berhubung aku masih nungguin laptop jadi masih harus setor muka dulu. Saat makan siang aku iseng-iseng ke mal. Lebih banyak lagi toko yang tutup. Aku sempat mengambil foto. Kosongnya mal seperti jam 8 pagi saat aku biasanya lewat dalam perjalanan ke kantor.

Catatan COVID-19 - Hari 1

Image
Sejak beberapa minggu yang lalu sewaktu kasus di British Columbia sini baru 30-an aku udah merasa sedikit was-was naik kereta. Soalnya di sini kalo pagi hari dan sore hari yaitu jam kerja kereta dari daerah sini ke daerah downtown bisa penuh. Terlebih kalo pulang sekitar jam 5 sore. Penuh sepenuh2nya sampai jarak dengan orang sebelah hampir ngga ada. Kebayang donk kalo pas lagi ada virus berkeliaran. Apalagi kemarin itu ada perempuan batu-batuk, langsung aku buang muka dan pengen pindah ke tempat lain yang agak jauhan. Sejak kemarin pagi aku perhatikan beberapa toko di mal sudah pasang pengumuman untuk penutupan sementara. Toko-toko seperti Lulu Lemon, Lush dan Hollister sudah tutup sejak kemarin. Aku dengar toko Apple sudah tutup sejak sebelum akhir pekan. Hari ini aku perhatikan lebih banyak toko yang tutup di mal. H&M, Ever New dan Dyson hanya beberapa nama tambahan dan masih banyak toko lainnya yang mulai tutup hari ini. Aku perhatikan mal hari ini pada waktu yang sama le...

Perayaan Halloween

Image
Halloween dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Menurut informasi yang aku dapat katanya perayaan Halloween ini berasal dari Festival Samhain dari jaman Celtic kuno. Di mana dalam perayaan tersebut orang-orang akan menyalakan api unggun dan memakai kostum untuk mengusir roh jahat. Gereja katolik kemudian menetapkan November 1 sebagai hari All Saints dengan malam sebelumnya sebagai All Hallows Eve yang kemudian menjadi Halloween (sumber : www.history.com) Tadinya aku pikir Halloween cuma untuk anak-anak karena mereka yang akan mendapatkan keuntungan dari tradisi mengunjungi rumah ke rumah untuk mendapatkan coklat/permen dll (trick or treating). Tapi orang dewasa di sini pun biar ngga ngumpulin coklat tetap aja doyan pake kostum. Acara pake kostum ini selain untuk pesta kostum juga untuk acara di kantor. Nah tahun ini kantorku menyelenggarakan acara Halloween dan memberikan kesempatan semua divisi untuk menampilkan kreasi kostum Halloween. Kantorku ini tersebar di beberapa lantai. G...

Yuk Lari Maraton di Jepang !

Image
Teman-teman para pelari mungkin pernah bermimpi untuk lari di negara orang. Kalo rejeki mengizinkan silakan coba situs berikut Sports Entry atau JTB Sports . Jadi ceritanya Wawa pernah beberapa kali ikutan lari maraton di tempat kita tinggal di Amrik. Metode pendaftaran cukup mudah dan bisa dilakukan online. Pembayaran melalui kartu kredit dan bib (nomor dada) biasanya diambil sehari sebelum acara di tempat yang sudah ditentukan. Jadi pas Wawa bilang dia mau coba lari di Jepang. Aku bilang coba aja. Kurang lebih sama kali ya. Tapi ternyata tidak. Pertama kebanyakan informasi dalam bahasa Jepang. Kalo pun kita bisa minta Google untuk menerjemahkan. Pembayaran kebanyakan harus dilakukan di tempat tertentu di Jepang. Biasanya di convenient store (kayak 7 Eleven, Family Mart, dll). Orang-orang Jepang menyebut convenient store sebagai konbini. Dan nomor dada harus dikirim ke alamat si pendaftar. Wah susah sekali.

Musim panas di Vancouver

Image
Matahari terbenam - foto diambil sekitar pukul 9:15 malam Musim panas di tempat kita yang dulu di California termasuk hampir sama dengan musim panas di Kanada. Bedanya karena Vancouver, Kanada letaknya lebih ke utara dari California jadinya hari menjadi lebih panjang di musim panas dan sebaliknya lebih pendek di musim dingin. Bingung kan ? Kok hari bisa lebih panjang ? Gini lho, maksudnya hari lebih panjang adalah matahari terbit lebih pagi dan terbenang lebih sore/malam. Untuk kita yang terbiasa tinggal di daerah Katulistiwa, rasanya agak susah membayangkan matahari terbit lebih pagi dari pukul 6 atau terbenang lewat pukul 6 sore. Di Vancouver sekarang ini matahari terbit sekitar pukul 5 dan terbenang sekitar pukul 9:30. Wah..lucu ya ? Susahnya kalo pengen tidur lebih lama karena pagi-pagi sudah terang bener. Jadi selama beberapa hari terakhir walaupun niatnya pengen bangun agak siangan tapi jam 6 udah melek karena sudah terang benderang. Enaknya kalo hari lebih panjang adal...

Pindahan nih

Image
Belakangan ini aku lagi sibuk habis. Minggu depan aku dan Wawa sudah bakal pindah ke Vancouver, Kanada. Jangan ditanya apa kita sudah siap. Jawabannya adalah mudah2an deh. Susahnya pindah ke negara lain. Selama ini kita kalo pindah masih termasuk dekat-dekat aja. Biarpun nyetir sekitar 30 menit, tetapi masih termasuk lumayan dekat. Jadi terkadang kita biarpun sewa mobil van untuk pindahan tetapi masih bisa menggunakan mobil sendiri untuk mengangkut sisa-sisa barang-barang kecil tetek bengek yang jumlahnya bisa berkotak-kotak. Barang-barang gede seperti perabotan sih bisa dihitung dengan jari tangan. Tapi isi laci kosmetik ternyata buanyak bener. Belum piring, mangkok dan peralatan dapur lainnya. Pusing deh. sebagian dari barang-barang yang kita jual Kita yang rencana ngga perlu bikin yard sale alias jual2an mendadakan memutuskan lebih baik dijual2 aja. Seenggaknya masih terkumpul sejumlah sedikit uang. Lumayan untuk ongkos di perjalanan. Perabotan yang gede seperti meja, fu...

Kuis : Sebaik apa ingatan kamu tentang Descendant of The Sun ?

Image
Kuis ini diterjemahkan bebas dari sebuah artikel di Soompi. Aku akan menampilkan terjemahan pertanyaannya di sini. Tapi untuk mengetahui berapa nilai kamu sebaiknya langsung menjawab dari situs Soompi. Silakan klik link berikut. https://www.soompi.com/2017/06/09/quiz-well-remember-descendants-sun/ 1. Ke mana Yoo Shi Jin (Song Joong Ki) dikirim saat dia meninggalkan Kang Mo Yeon (Song Hye Kyo) pertama kalinya ? Mesir Afghanistan Irak Israel 2. Darimana Daniel mengenal Shi Jin ? Acara pemakaman Melalui Ye Hwa Dari sebuah proyek Salah seorang pelanggan 3. Apa yang diberikan Mo Yeon kepada Kapten Shi Jin saat dia ditahan di barak ? Obat nyamuk Umpan semut Senter Selimut 4. Apa yang ditawarkan Mo Yeon kepada Fatima ? Membelikan pakaian Mengadopsi Mengajarkan membaca Membayar uang sekolah 5. Myung Joo (Kim Ji Won) terkena infeksi M3 yang dikatakan serupa dengan penyakit apa ? cacar campak ebola flu burung 6. Kelompok penyanyi wanita yang mana yang tampil m...