Makan Siang di Tepi Sungai Mekong
Kita mampir makan siang dulu di sebuah restoran yang keliatannya biasa aja. Tapi pas kita masuk baru aku sadar ternyata pemandangan di restoran tersebut lumayan menakjubkan.
Restoran tersebut agak beda dengan restoran biasa. Bisa dibilang lebih mirip food court karena sisi sebelah kiri dan kanan ternyata beda. Kita masuk ke sisi sebelah kanan. Di bagian ujung terdapat bangku yang model agak tinggi dan menghadap bagian belakang restoran. Pemandangan di situ bisa dibilang paling oke karena sambil makan bisa memandang Sungai Mekong yang terkenal itu.
Tapi berhubung kita berempat kalo duduk sederetan begitu akan susah untuk makan bersama. Jadi kita memilih duduk di meja pas di belakangnya. Dari situ aku masih bisa melihat Sungai Mekong dari selah-selah bagian bawah meja.
Makan siang di situ sederhana aja. Nasi dengan daging babi cincang cah daun kemangi (pad kra pao). Aku lihat menu ini sering banget ditawarkan di banyak restoran dan juga di kedai-kedai pinggir jalan. Dan biasanya selain nasi dengan daging cincang juga disajikan dengan telor ceplok. Jadi komplit banget ya.
Selain itu, kita juga menikmati makanan khas ala Thailand utara yaitu khao soi. Bisa dibilang khao soi itu laksanya daerah utara Thailand. Kuahnya biasanya berupa kari ayam kuning dengan mi kuning. Potongan ayamnya biasanya tanpa tulang dengan topping irisan bawang merah, sayur asin dan mi yang digoreng garing. Sebelum makan jangan lupa untuk memeras jeruk nipisnya.
R juga memesan tumisan ikan dengan jamuran. Ikan ini katanya merupakan ikan dari sungai tapi tidak bersisik. R ngga tau namanya. 😂 Kombinasi wangi-wangian dari daun jeruk dan kemangi dengan bawang bombai sungguh membuat masakan ini khas masakan Thai.
Salah satu masakan lainnya yang rada mirip dengan tumisan ikan adalah tumisan udang. Bumbu yang dipakai adalah daun jeruk, bawang bombai dengan daun kemangi. Udangnya manis dengan sedikit pedas saja.
Yang terakhir adalah tumisan spaghetti ala Thai dan tumisan kwetiau ala Thai. Keduanya bumbunya rada mirip sedikit kecoklatan dari kecap asin dengan udang dan kailan. Spaghetti jarang dipakai untuk tumisan begini jadi aku merasa rasanya kurang klop. Tapi tumisan kwetiaunya top banget.
Total kerusakan sekitar THB 600 (sekitar 250rb rupiah).
Srisai Kitchen
73CQ+59V, Wiang, Chiang Saen District, Chiang Rai 57150






Comments
Post a Comment
Tinggalin pesan dan kesan donk !