Minum Kopi Di Imperial City - Hue, Vietnam


Di hari kedua di Hue, aku berhasil membujuk Wawa untuk berkunjung ke Imperial City. Alasanku tempat ini memiliki latar belakang sejarah karena merupakan istana Dinasti Nguyen dan juga pusat pemerintahan semasa 1802-1945. Tapi kemudian tempat tersebut agak terbengkalai karena berakhirnya monarki (kerajaan) di Vietnam. Kemudian menjadi lebih terbengkalai semasa perang.

Sekarang Imperial City perlahan-lahan diperbaiki dan kita bisa melihat hasilnya berupa beberapa bangunan yang berhasil dikembalikan ke rupa semula. Tapi proses ini lama sekali lho. Makanya ada tiket masuk seharga VND 200rb (IDR 127,076).

Untuk cerita Imperial City dan foto-fotonya boleh disimak di posting yang ini. Kali ini aku cuma mau cerita mengenai cafe yang ada di pintu keluar dari Imperial City. Jadi pintu keluar yang ini letaknya di belakang Ken Trung Pavilion yaitu kediaman Baginda Raja di masa dulu. Bersebelahan dengan pavilion juga terdapat sebuah toko yang menjual cinderamata. Kami tidak membeli apa-apa.


Pintu keluarnya modelnya hampir sama dengan pintu masuk yaitu melewati jembatan dengan air di bawah. Nah kemudian di sebelah kiri terdapat sebuah cafe. Karena matahari sudah tinggi, aku dan Wawa pun haus. Pilihan utama tentu minuman kemudian jadi pengen tahu ada cemilan apa sih. Oh ternyata mereka memiliki beberapa pilihan kue. Kami pun memilih satu kue. Aku membayar di kasir dan kami keluar mencari tempat duduk.

Bagian dalam yaitu bagian kasir dan etalase kue ukurannya kecil sehingga lebih enak duduk di luar. Walaupun tentu saja bagian luar cuma bermodal angin sepoi dan kipas angin. 😂

Kami pun duduk menghadap pelataran kecil yang berisikan meja dan kursi. Di bagian pinggiran pelataran terdapat kursi tinggi yang menghadap Imperial City.

Comments

Popular posts from this blog

Hay Day : seputar Derby

Belanja lewat Yesstyle

Pasta - Drama Korea